Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sukoharjo

Masih Proses Revitalisasi, Kios Pasar Desa Pranan Sukoharjo Sudah Dibooking 50 Pedagang

Pasar Desa Pranan ditargetkan dibangun dalam jangka waktu 7-8 bulan dan dilengkapi area parkir yang bisa menampung 53 sepeda motor dan 19 mobil

TribunSolo.com/Istimewa
Ilustrasi desain Pasar Desa Pranan, Polokarto, Sukoharjo, Senin (15/1/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Proses pembangunan Pasar Desa Pranan memasuki tahap pembangunan.

Warga Desa Pranan, Kabupaten Sukoharjo segera memiliki pasar sendiri dengan luas tanah 3.400 meter persegi.

Meski demikian, Pasar Desa Pranan yang dikerjakan pada tahun 2023 itu dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) atau disebut dengan dana swadaya masyarakat .

Kepala Desa Pranan, Sarjanto mengatakan Pasar Desa Pranan saat ini sudah dalam pembangunan.

"Ini masih tahap pembangunan, dan pasar ini dibangun dengan dana swadaya masyarakat," ucap Sarjanto, saat ditemui TribunSolo.com, Senin (15/1/2024).

Artinya, warga yang saat ini berminat berjualan di pasar desa itu harus perhitungan biaya selama 15 tahun.

Ia mengaku, sudah ada 50 pedagang yang menyewa lokasi.

"30 di antaranya sudah membayar lunas, total akan ada 110 kios dan los yang akan dibangun," paparnya.

Baca juga: KLB Polio, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Lakukan Antisipasi, Sasar 93.840 Anak dalam Sepekan

Sarjanto menyebut, ada tiga macam kios yang akan dibangun.

"Pertama kios ukuran 3 meter x 4 meter sejumlah 33 unit, lalu ukuran 3 meter x 3 meter sejumlah 15 unit, dan 3 meter x 5 meter sebanyak 7 unit," terangnya.

Lebih lanjut, los dengan ukuran 2 meter x 4 meter sebanyak 30 unit, 2 meter x 2 meter sebanyak 24 unit.

"Serta ukuran 2 meter x 4 meter sebanyak 8 unit yang diperuntukan untuk berjualan daging," imbuhnya.

Pasar Desa pranan ditargetkan dibangun dalam jangka waktu 7-8 bulan.

Sementara itu, pasar yang akan dibangun satu lantai tersebut akan dilengkapi area parkir yang bisa menampung 53 unit sepeda motor dan 19 unit mobil.

Sarjanto juga berharap lokasi di depan Pasar nantinya bisa digunakan untuk berjualan kuliner pada malam hari.

Sehingga, perputaran ekonomi di lokasi tersebut tak hanya terjadi pada pagi dan siang hari.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved