Pemilu 2024
Pesan Sultan Hamengku Buwono X untuk Pemimpin, Harus Punya Filosofi Manunggaling Kawula Gusti
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memiliki pesan terhadap pemimpin bangsa.
Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memiliki pesan terhadap pemimpin bangsa.
Dia mengingatkan pemimpin untuk memiliki filosofi Manunggaling Kawula Gusti. Menurutnya prinsip itu diperlukan untuk mempertahankan kehidupan demokrasi.
“Manunggaling kawula gusti, demokrasi tidak akan datang, tumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Demokrasi memerlukan ikhtiar dari setiap warga negara dan perangkat pendukungnya,” ujarnya Jumat (9/2/2024).
Baca juga: Tak Yakin Pilpres akan Berjalan Satu Putaran, Jusuf Kalla: Kecuali Ada Upaya tidak Benar, Bisa Saja
Menurut pandangannya, manunggaling kawula gusti memberikan pengertian bahwa manusia secara sadar harus mengedepankan niat baik secara tulus ikhas dalam kehidupannya.
Sehingga baginya pemimpin harus sadar diri tak selamanya bisa jadi penguasa.
Ia menegaskan pemimpin harus bisa menempatkan diri dalam menjalankan tugasnya.
Baca juga: Ganjar Lagi Pidato di Benteng Vastenburg Solo, Pendukung Malah Geber-geber Knalpot Brong Diluar
“Dalam alam hal kepemimpinan manunggaling kawula gusti adalah mampu memahami dan sadar kapan kita memimpin sebagai leader dan kapan kita dipimpin sebagai followers. Ketika memimpin harus mementingkan kepentingan yang dipimpin, sedang pada saat dipimpin mengikuti kepemimpinan sang pemimpin,” jelasnya.
Terakhir, ia menekankan, bahwa seorang pemimpin harus mengedepankan prinsip salus populi suprema lex esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.
“Dalam konteks sejarah, praktik dari filosofi ini dapat dibaca pada kasus-kasus didapatinya pemimpin yang mampu memenangkan hati rakyat. Pemimpin yang dengan amat ringan hadir di tengah rakyat yang tengah dalam kesulitan dan kebingungan,” terangnya. (*)
| Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
|
|---|
| Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
|
|---|
| Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
|
|---|
| Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
|
|---|
| Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sri-sultan-hamengkubuwono-x_20171129_175815.jpg)