Berita Boyolali

Harga Cabai, Bawang, Hingga Telur di Boyolali Kompak Naik, Gegara Permintaan Tinggi, Pasokan Minim

Tak hanya beras, harga komoditas pangan, seperti cabai, bawang, gula juga mengalami kenaikan.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Tri Widodo
Pedagang sayur dan bumbu dapur di Pasar Boyolali Kota, Rabu (21/2/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tak hanya beras, harga komoditas pangan juga mengalami kenaikan.

Berbagai komoditas pangan, seperti cabai, bawang, gula hingga gandum terus mengalami kenaikan.

Kenaikan harga itu selain tingginya permintaan  di bulan Ruwah (kalender Jawa), juga karena berkurangnya pasokan dari petani.

Cabai teropong misalnya.

Harga saat ini hampir menyentuh Rp 100 ribu per kilogram.

Baca juga: Harga Beras Eceran di Solo Capai Rp18 Ribu, Gibran Pastikan Bakal Intervensi Melalui Operasi Pasar

Sedangkan untuk cabai rawit merah naik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini juga terjadi pada kentang.

Dari sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram. 

Kemudian selada juga naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

Termasuk seledri tembus Rp 35 ribu per kilogram. 

"(Kenaikan harga) karena faktor cuaca, kan hujan terus. Meski pasokannya aman, kadang ya kurang-kurang, pas kulakan sampai pasar sayur barangnya malah gak ada," kata Heri Widiyanto, salah satu pedagang pasar Boyolali, Rabu (21/2/2024)

"Barangnya juga susah karena faktor petani," tambahnya.

Baca juga: Gegara 6 Warga Luar Ikut Nyoblos, Dua TPS di Teras Boyolali Bakal Gelar Coblosan Ulang

Pedagang lainnya, Heni Nila Sari, mengatakan hal yang sama.

Dia menyebut  bawang putih dari harga awal Rp 35 ribu kini menjadi Rp 40 ribu per kilogram. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved