Pemilu 2024
Tak Capai Target, Hasil Perolehan Suara PKS Klaten Naik 13 Persen pada Pileg 2024
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat kenaikan suara 13 persen, dari data internal dewan pimpinan cabang (DPC) PKS Kabupaten Klaten.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Ahmad Syarifudin
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat kenaikan suara 13 persen, dari data internal dewan pimpinan cabang (DPC) PKS Kabupaten Klaten, Sabtu (24/2/2024). Meski begitu, kenaikan ini tidak sesuai dengan yang ditargetkan.
Ketua DPC PKS Kabupaten Klaten, Sri Martono mengatakan bila pihaknya telah mendapat data C1 hasil yang telah di rekap oleh internal.
"Alhamdulillah dari 4198 TPS di Klaten, insyaallah 100 persen ada saksi dari PKS," ujar Sri.
Dalam hasil rekap internal, Sri mengungkapkan adanya peningkatan jumlah suara. Hal ini juga membuat PKS Klaten dimungkinkan mendapat tambahan kursi di DPRD Kabupaten.
Baca juga: Begini Reaksi M. Qodari Difitnah Jadi Aktor Konspirasi Hasil Pilpres 2024
Sri mengatakan bila dalam amanat musyawarah daerah (musda) tahun 2020, terdapat target perolehan kursi yakni 8. Kendati demikian target tersebut belum tercapai, namun tetap terdapat peningkatan perolehan suara.
"Suara memang naik alhamdulillah, tidak banyak sebenarnya. Hitungan kami naik 13 persen dari 2019," jelasnya.
Pada 2019, Sri mengatakan bila PKS memperoleh suara sekitar 68.700an. Kini pada Pemilu 2024 naik 13 persen menurut data internal.
Baca juga: Ketua DPRD Klaten Hamenang Sebut Arahan MenPan-RB Berdampak Positif Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil penghitungan suara rapat pleno dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
Ketua Fraksi PKS DPRD Klaten, Widodo menambahkan penghitungan suara perolehan berdasarkan dokumen resmi C 1 para saksi di TPS maupun Kecamatan.
Baca juga: Meski Perolehan Suara Naik, Demokrat Diperkirakan Belum Mampu Tambah Perolehan Kursi DPRD Sragen
"Bukti (hasil) lengkap dan linear dengan data pleno," paparnya.
Terkait suara yang naik, Widodo mengatakan beberapa daerah pilih (Dapil) terdapat tren meningkat. Seperti di Dapil 1 dan Dapil 2.
"Kemarin hasil pemilu terakhir (2019) 17 ribu suara, sekarang kenaikan hampir 22 ribu," pungkasnya.
Baca juga: Pedasnya Harga Cabai di Sragen, Cabai Merah Besar Rp90.000/Kg, Pedagang Sampai Tak Berani Jual
(*)
| Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
|
|---|
| Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
|
|---|
| Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
|
|---|
| Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
|
|---|
| Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/PKS-Klaten-Pileg.jpg)