Berita Boyolali
'Dendam' Hama Tikus Buat Petani di Sawit Boyolali Pusing Tujuh Keliling, 44 Hektar Sawah Gagal Panen
Serangan tikus yang mengganas di Boyolali membuat petani mengalami gagal panen. Mereka kewalahan dengan seragan tikus ini.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Petani di Boyolali harus gigit jari, sebab padi mereka gagal panen diserang tikus.
Yang tersisa hanya daun dan batang padinya saja.
Serangan hama tikus ini mengganas di wilayah Kecamatan Sawit.
Sedikit 44 hektar padi ludes akibat serangan brutal gerombolan tikus.
Ariyanto (60) misalnya, petani di Dukuh Tanon, Desa Manjung itu kurang beruntung pada masim tanam ini.
Sebagian sawah garapan sudah ludes.
Padahal, awalnya tanam padinya terlihat subur dan banyak mengeluarkan bulir padi.
"Tapi sesaat kemudian, diserang tikus," katanya.
Padahal, dia hanya menyewa sawah untuk ditanami padi.
"Ya panen ga panen, ya tetap bayar sewa. Setahun itu Rp 3,5 juta," ujarnya.
Itulah hama. Menjadi musuh Petani.
Baca juga: Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng: Menambah Stok Beras dan Stabilkan Harga
Dia pun kewalahan dalam menghadapi serangan tikus ini.
Usaha meracuni tikus tak membuahkan hasil.
"Di pakan ( diberikan pakan yang telah dicampur racun) ga mau makan," ujarnya.
| ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
|
|---|
| Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
|
|---|
| 3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
|
|---|
| Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
|
|---|
| Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Seorang-petani-di-Desa-Manjung-Kecamatan-Sawit.jpg)