Berita Boyolali

'Dendam' Hama Tikus Buat Petani di Sawit Boyolali Pusing Tujuh Keliling, 44 Hektar Sawah Gagal Panen

Serangan tikus yang mengganas di Boyolali membuat petani mengalami gagal panen. Mereka kewalahan dengan seragan tikus ini.

Tayang:
TribunSolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi petani di Desa Manjung, Kecamatan Sawit, Boyolali, Selasa (27/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI -  Petani di Boyolali harus gigit jari, sebab padi mereka gagal panen diserang tikus.

Yang tersisa hanya daun dan batang padinya saja.

Serangan hama tikus ini mengganas di wilayah Kecamatan Sawit.

Sedikit 44 hektar padi ludes akibat serangan brutal gerombolan tikus.

Ariyanto (60) misalnya, petani di Dukuh Tanon, Desa Manjung itu kurang beruntung pada masim tanam ini.

Sebagian sawah garapan sudah ludes.

Padahal, awalnya tanam padinya terlihat subur dan banyak mengeluarkan bulir padi.

"Tapi sesaat kemudian, diserang tikus," katanya.

Padahal, dia hanya menyewa sawah untuk ditanami padi.

"Ya panen ga panen, ya tetap bayar sewa. Setahun itu Rp 3,5 juta," ujarnya.

Itulah hama. Menjadi musuh Petani.

Baca juga: Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng: Menambah Stok Beras dan Stabilkan Harga

Dia pun kewalahan dalam menghadapi serangan tikus ini.

Usaha meracuni tikus tak membuahkan hasil.

"Di pakan ( diberikan pakan yang telah dicampur racun) ga mau makan," ujarnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved