Beragam Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil saat Buka Puasa, Apa Saja?

Ibu hamil harus pintar-pintar memilih makanan yang aman dan sehat. Sebab asupan makanan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil.

Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Istimewa
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) atau dokter kandungan RS JIH Solo, dr. Kautsar Herido Sp.OG, M.Kes. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM - Asupan makanan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil.

Sebab makanan yang dikonsumsi selama hamil sangat penting untuk perkembangan janin yang sehat.

Sehingga ibu hamil harus pintar-pintar memilih makanan yang aman dan sehat.

Selain itu, juga harus menghindari makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Apalagi bagi ibu hamil yang menjalankan puasa harus lebih memperhatikan.

Sebenarnya tidak banyak makanan yang harus dihindari ibu hamil selama buka puasa.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Ibu Hamil Perlu Membatalkan Puasa, Bisa Bahayakan Kesehatan!

Namun, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, biasa disebut obgyn atau dokter kandungan RS JIH Solo, dr. Kautsar Herido Sp.OG, M.Kes mengatakan bahwa ibu hamil saat buka puasa sebaiknya menghindari makanan pedas dan asam yang berlebihan.

Mengapa harus dihindari?

"Kalau untuk makanan dihindari makanan yang pedas berlebihan, asam berlebihan. Karena tetap selama kehamilan lambung juga kalau diberikan makanan seperti itu juga berpengaruh. Bisa nanti sakit perut atau lambungnya nggak nyaman," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Rabu (6/3/2024).

Selain itu, menghindari makanan tersebut juga bertujuan agar tidak terjadi kram.

Baca juga: Bye Mulut Bau! Ini Tips Mudah Agar Napas Tetap Segar saat Puasa dari Dokter RS JIH Solo

"Dan nanti supaya mencegah kram-kram perut," jelasnya.

Melansir dari berbagai sumber, ibu hamil yang mengonsumsi makanan pedas memang tidak berpengaruh pada kondisi janin.

Namun konsumsi makanan pedas yang berlebihan bisa menimbulkan beragam efek seperti asam lambung naik, mual hingga diare.

Tentu kondisi ini sangat tidak nyaman terlebih bagi ibu hamil.

Sementara itu, dokter Kautsar Herido juga mengingatkan ibu hamil yang berpuasa tetap memperhatikan kebutuhan cairan.

"Kebutuhan cairan tetap yang utama, jadi memang untuk indek minum harus sesuai dengan kebutuhan cairan per kilogram ibunya. Misal ibunya (dengan berat) 50-60 kilogram, kebutuhan cairan dua liter per hari harus terpenuhi," tandasnya.

(*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved