Berita Boyolali
Waspada! Kasus DBD di Boyolali Terus Bertambah, Tercatat 5 Penderita Meninggal Dunia
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Boyolali hingga kini terus bertambah.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Boyolali hingga kini terus bertambah.
Efeknya, kasus kematian akibat demam berdarah juga ikut bertambah.
Baca juga: Kasus DBD di Sukoharjo Meroket Drastis, RSUD Ir Soekarno Bisa Terima 60 Pasien Anak Tiap Hari
Jadinya ada 5 warga Boyolali yang meninggal dunia setelah digigit nyamuk ini.
Pada bulan Maret ini, ada dua warga Boyolali yang terkena DBD akhirnya meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Boyolali, Teguh Tri Kuncoro menyebut tambahan dua korban meninggal itu terjadi di Kecamatan Wonosegoro.
Satu kasus meninggal dunia di Desa Bolo dan satunya di Desa Guwo.
" Dua yang meninggal pada bulan Maret ini," katanya.
Dia pun berharap 2 kasus meninggal dunia akibat DBD di Boyolali ini menjadi terakhir.
" Harapannya tidak ada lagi yang meninggal," tambahnya.
Teguh menyebut, sejak Januari 2024, total ada 233 kasus DBD.
Baca juga: Waspada DBD ! Kasus di Karanganyar Naik 24 Kasus, Kecamatan Jaten Catat Kasus Terbanyak
Rinciannya 79 kasus pada Januari, 89 kasus pada Februari.
" Sedangkan sampai tanggal 22 Maret ini, sudah ada 65. Ini meningkat terus," kata Teguh.
Tingginya kasus DBD ini perlu diwaspadai bersama.
Pihaknya meminta masyarakat terus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup, mengubur.
Selain itu, jika masyarakat yang mengalami gejala seperti DBD untuk bisa segera berobat.
" Terus ini kita juga akan rakor (rapat koordinasi) untuk pokja (kelompok kerja) penanganan DBD," pungkasnya.
(*)
| ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
|
|---|
| Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
|
|---|
| 3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
|
|---|
| Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
|
|---|
| Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/dbd_20160519_184922.jpg)