Ramadhan 2024

Kapan Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi NU? Begini Penjelasan Lembaga Falakiyah PBNU

Berikut ini penetapan hari raya Idul Fitri 2024 versi NU berdasarkan penjelasan Lembaga Falakiyah PBNU.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
ILUSTRASI - Suasana Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, saat Salat Ied Idul Fitri, Sabtu (22/4/2023). 

TRIBUNSOLO.COM - Bulan puasa Ramadhan 2024 telah memasuki 10 hari terakhir, yang berarti hari raya Idul Fitri sudah semakin dekat.

Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan puasa wajib selama bulan Ramadhan.

Momen Idul Fitri biasanya akan dijadikan sebagai ajang silaturahmi dan bermaaf-maafan dengan orang-orang sekitar.

Baca juga: Bolehkah Perempuan Ikut Takbiran saat Hari Raya Idul Fitri? Begini Penjelasan Hukumnya

Momen ini juga menjadi saat yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga, saudara dan kerabat. Sehingga hari raya Idul Fitri sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim.

Lantas, kapan hari raya Idul Fitri 2024?

Berikut ini penetapan hari raya Idul Fitri 2024 versi NU.

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menerbitkan informasi hilal awal Syawal penentu hari raya Idul Fitri 2024.

Dalam e-book berjudul Informasi Hilal Awal Syawal 1445 H Nahdlatul Ulama yang, Rabu (3/4/2024), kedudukan hilal di Indonesia sudah di atas kriteria.

Baca juga: Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri 2024 Lengkap dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

"Kedudukan hilal di Indonesia terutama dari sisi tinggi hilal mar'ie dan elongasi hilal haqiqi sudah di atas nilai yang dinyatakan dalam kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU)," tulis Lembaga Falakiyah PBNU.

Kriteria IRNU adalah ambang batas posisi bulan, di mana hilal berpotensi dapat dilihat, terutama melalui moda kasat teleskop dan kasat kamera.

Ambang batas tersebut terjadi saat tinggi hilal mar’ie minimal 3 derajat dan elongasi hilal haqiqi minimal 6,4 derajat.

Pada 29 Ramadhan 1445 H dalam Kalender Hijriah NU, bertepatan Selasa Legi, 10 April 2024, tinggi hilal di Indonesia bervariasi antara plus 4 derajat 52 menit hingga plus 7 derajat 28 menit.

Sementara itu, elongasi hilal di Indonesia pada 29 Ramadhan 1445 H bervariasi antara 8 derajat 30 menit hingga 10 derajat 20 menit.

"Lama hilal di atas ufuk untuk Indonesia pada 29 Ramadhan 1445 H bervariasi antara 23 menit 19 detik hingga 32 menit 47 detik," kata Lembaga Falakiyah PBNU.

Dengan demikian, NU kemungkinan akan menetapkan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved