Pilkada 2024

PDIP Bakal Dapat Perlawanan di Pilkada Wonogiri Jateng, Ada Sinyal Koalisi Gemuk, Ini Kata Demokrat

Diketahui, sinyal adanya potensi koalisi gemuk itu muncul usai parpol yang dipastikan mendapat kursi pada Pileg 2024 lalu telah menjalin komunikasi

Tayang:
Tribunnews
Ilustrasi Pemilu. 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Partai Demokrat Wonogiri buka suara soal adanya sinyal koalisi gemuk pada pemilihan bupati dan wakil bupati Wonogiri 2024.

Diketahui, sinyal adanya potensi koalisi gemuk itu muncul usai partai politik (parpol) yang dipastikan mendapat kursi pada Pileg 2024 lalu telah menjalin komunikasi.

Parpol itu diantaranya PKS, Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat dan PKB. Pada Pileg lalu, keenam partai itu mendapatkan 23 kursi.

Sementara itu, 27 kursi lainnya didapatkan PDI Perjuangan.

Ketua DPC Partai Demokrat Wonogiri, Wawan Haryono, mengamini soal adanya komunikasi itu. Menurutnya, Demokrat juga ikut dalam komunikasi para elite parpol tersebut.

"Memang kami masuk dalam diskusi itu. Demokrat prisipnya mana yang terbaik, mana yang potensi menang. Jadi kami memang masuk dalam bagian itu, kami diajak diskusi teman-teman dengan tujuan tentunya untuk bagaimana Wonogiri lebih baik, kira-kira konteksnya begitu," ujarnya, Jumat (7/6/2024).

Meskipun begitu, menurutnya saat ini pertemuan enam parpol itu masih dalam tahap komunikasi untuk membangun kesepakatan, artinya masih belum ada keputusan resmi soal koalisi.

Baca juga: Demokrat Wonogiri Jateng Baru Buka Penjaringan Cabup-Cawabup Pekan Depan, Terbuka untuk Siapapun

Baca juga: 4 Orang yang Mendaftar Pilkada Wonogiri Jateng Lewat Gerindra, Ada Kader dari PDIP 

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil dari proses komunikasi itu. Menurutnya keenam parpol itu baru dua kali menggelar pertemuan.

"Baru sekedar komukasi saja. Belum ada kepastian, belum ada naskah kesepakatan juga, kecuali sudah ada (kesepakatan) kan sudah terikat. Sampai saat ini ranahnya masih diskusi, ada 6 parpol. Sudah dua kali pertemuan," kata Wawan.

Wawan mengakui perlu adanya beberapa pertemuan lagi antara enam parpol itu sebelum pembicaraan mengerucut tentang koalisi saat Pilkada. Ia menegaskan, saat ini komunikasi masih dalam tahap diskusi.

"Saya kira masih perlu beberapa kali pertemuan untuk mengerucut tentang koalisi itu. Ini masih penjajakan, komunikasi. (Semisal deal) Iya jadi koalisi gemuk," ujarnya.

Ia menambahkan, Demokrat juga tak mau gegabah dalam menentukan akan berkoalisi dengan siapa.

Menurutnya perlu pertimbangan matang dalam menentukan koalisi.

"Kta berkoalisi dengan siapa harus berhitung matang-matang. Tidak mau latah. Misalnya tidak suka dengan siapa harus menjadi lawan, tidak seperti itu," imbuh dia.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved