Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Solo

Kisah Angker Hotel Cakra Solo Jateng di Jalan Slamet Riyadi yang Dijadikan Wahana Rumah Hantu

Setelah kemerdekaan RI, bunker yang menyimpan kisah kelam itu akhirnya ditimbun dan menjadi bagian dari Hotel Cakra.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Google Maps Hotel Cokro
Hotel Cokro Jalan Slamet Riyadi Solo 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masyarakat Kota Solo bisa jadi kenal dengan hotel yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi ini.

Ialah Hotel Cakra yang dibangun pada tahun 1928.

Konon, hotel ini sudah berhenti beroperasi lebih dari 25 tahun lalu.

Baca juga: Dalih Ruangan Angker, Cara Suami di Blitar Sembunyikan Jasad Sang Istrinya yang Dicor

Menurut cerita warga sekitar, gara-gara tak beroperasi sejak lama itu, kondisi hotel jadi terbengkalai dan menjadi sarang makhluk tak kasat mata.

Tak hanya terbengkalai, Hotel Cakra juga menyimpan kisah yang suram.

Di belakang hotel tersebut disebut ada sebuah bunker peninggalan tentara Jepang.

Masih menurut cerita warga sekitar, bunker tersebut digunakan untuk menyiksa warga Indonesia pada masa penjajahan Jepang.

Baca juga: Asal Muasal Nama Sosis Bedug, Kuliner Khas Boyolali Jateng yang Legendaris Rasanya Gurih dan Manis

Setelah kemerdekaan RI, bunker yang menyimpan kisah kelam itu akhirnya ditimbun dan menjadi bagian dari Hotel Cakra.

Di Hotel Cakra juga ada prasasti penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang ke Indonesia.

Hotel Cakra dijadikan wahana rumah hantu Lawang Tigo Welas, mulai November 2023, dan dibuka lagi pada Maret hingga April 2024.

Rumah hantu tersebut bertema hotel angker, kuburan, dan rumah sakit.

Wahana rumah hantu ini nampaknya akan dibuka lagi dalam kurun waktu yang akan datang.

Wahana Rumah Hantu Hotel Cakra Lawang Tigo Welas
Wahana Rumah Hantu Hotel Cakra Lawang Tigo Welas (Gmaps)

(*)

 
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved