Polemik Festival Kuliner Non Halal

Setelah Diprotes Ormas, Festival Non-Halal di Solo Paragon Mall Jateng Dipasangi Sekat

Festival kuliner non-halal “Pecinan Nusantara” di Solo Paragon Mall dipasangi sekat setelah diprotes Ormas Islam, Kamis (4/7/2024).

|
Tribun Solo / Ahmad Syarifudin
Festival kuliner non-halal “Pecinan Nusantara” di Solo Paragon Mall dipasangi sekat setelah diprotes ormas islam, Kamis (4/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Festival kuliner non-halal “Pecinan Nusantara” di Solo Paragon Mall dipasangi sekat setelah diprotes Ormas Islam, Kamis (4/7/2024).

Namun, Marketing Communication Solo Paragon Mall Veronica Lahji masih belum bisa memastikan akan berlanjut atau tidak.

Baca juga: Ormas Ini Tak Permasalahkan Keberadaan Kuliner Non-Halal di Solo Jateng, Asal Tak Ada Festival

“Lanjut atau enggak acara ini untuk sementara ini kami belum bisa memberikan kepastian. Nanti sambil menunggu arahan terbaik dari pejabat setempat. Dalam rangka antisipasi aja (dipasangi sekat),” jelasnya.

Namun, jika nanti seandainya mereka harus dibubarkan, menurutnya, berbagai pihak yang terlibat sudah memahami.

Saat ini pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian.

“Kalau memang nanti boleh berlanjut koridor apa yang kami lakukan kami sudah siap. Kalau tidak berlanjut kami dengan legowo. Semua sudah memahami. Ini untuk kebaikan semua,” ungkapnya.

Meski begitu beberapa tenant terlihat sejumlah aktivitas.

Baca juga: Kata Penjaga Tenant Festival Kuliner Non-Halal di Solo Paragon Mall : Baru Kali Ini Dipermasalahkan

Mereka perlu memproses bahan-bahan makanan yang sudah dibawa ke tenant.

“Tenant ada 34. Sebagian (bersiap untuk jualan). Mereka ada bahan makanan yang harus segera diproses biar nggak menimbulkan kebusukan atau apa. Apa pun yang terjadi untuk kebaikan semua,” tuturnya.

Sedangkan mengenai kerugian yang diderita akibat kejadian ini, dari pihak tenant maupun Event Organizer (EO) telah memahami konsekuensinya.

“Mereka sudah memahami (kerugian yang harus ditanggung). Kita pokoknya masih menunggu yang terbaik dari pemerintah. Bagaimana pun juga kami mencari yang terbaik untuk EO untuk Solo Paragon Mall dan tenant,” jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved