Solo

Kemlayan, Kampung Para Seniman Solo Jateng, Termasuk Mendiang Gesang Pencipta Lagu Bengawan Solo

Diciptakan di tahun 1940, lagu Bengawan Solo menceritakan tentang aliran Sungai Bengawan Solo.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Google Maps
Lukisan Gesang di Jalan Bedoyo Solo 

TRIBUNSOLO.COM - Pernah mendengar lagu keroncong Bengawan Solo?

Lagu Bengawan Solo merupakan ciptaan sang maestro asli Solo, Gesang Martohartono.

Diciptakan di tahun 1940, lagu Bengawan Solo menceritakan tentang aliran Sungai Bengawan Solo.

Mendiang Gesang menciptakan lagu tersebut saat usianya 23 tahun.

Gesang, Maestro Keroncong Indonesia yang Lahir pada 1 Oktober 1917
Gesang, Maestro Keroncong Indonesia yang Lahir pada 1 Oktober 1917 (Kompas)

Baca juga: Cerita Orkes Alunan Semut Ireng, Grup Keroncong MN X, Bermula Dari Nikmati Kencrang-kencrung Warga

Kala itu, profesi awal Gesang sebenarnya bukanlah pencipta lagu.

Ia merupakan seorang penyanyi yang rutin membawakan tembang keroncong Jawa dari panggung ke panggung.

Di awal karier sebagai penyanyi, Gesang pernah menciptakan beberapa lagu, antara lain Keroncong Roda Dunia, Keroncong si Piatu, dan Sapu Tangan.

Lagu-lagu tersebut ditulis pada masa perang dunia II.

Sayangnya, lagu-lagu tersebut masih belum menggerakkan hati masyarakat. 

Kemudian, satu lagu ciptaannya berjudul Bengawan Solo, sukses besar dan membuat karier Gesang meroket hingga mendapatkan banyak penghargaan.

Berkat karyaknya, dibangun Taman Gesang yang berlokasi di kawasan Kebun Binatang Jurug pada tahun 1983.

Pembangunan ini atas inisiasi dari Perhimpunan Dana Gesang Jepang.

Lagu Bengawan Solo bahkan masih kerap terdengar di radio-radio atau di sejumlah acara di Kota Solo.

Baca juga: Penyanyi Keroncong Juliette Angela Beri Reaksi Santai Pasca Dituding Selingkuh dengan Anji

Semasa hidupnya, Gesang tinggal di Jalan Bedoyo Nomor 5 Kelurahan Kemlayan, Serengan, Solo bersama keponakan dan keluarganya.

Sebelumnya, Gesang pernah tinggal di Perumnas Palur, pemberian Gubernur Jawa Tengah tahun 1980 selama 20 tahun.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved