Solo
Mengapa Banyak Orang Solo Lebih Suka Makanan Manis daripada Pedas? Ternyata Ada Sejarahnya!
Bahkan beberapa tempat makan, pedagang kerap mendapat permintaan dari pembeli agar makanannya tak diberi cabai atau sambal.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa makanan di Solo rasanya cenderung manis.
Dari gudeg, nasi liwet, selat, sosis solo, cita rasanya pasti dominan manis dengan tingkat kepedasan yang terbilang nyaris tak terasa.
Bahkan beberapa tempat makan, pedagang kerap mendapat permintaan dari pembeli agar makanannya tak diberi cabai atau sambal.
Memang, banyak makanan di Solo itu kebanyakan rasanya manis, karena warganya suka cita rasa yang manis.
Ternyata kesukaan masyarakat Solo pada rasa manis ini ada sejarahnya lho.
Tak hanya di Solo, makanan di Yogyakarta juga dominan manis.
Baca juga: Taman Balekambang Solo Jateng Dibuka Kamis 25 Juli, Ini 3 Rekomendasi Tempat Makan di Manahan
Menurut artikel superlive, orang-orang Jawa yang tinggal di lingkungan keraton, seperti Yogyakarta dan Surakarta (Solo), menganggap bahwa rasa manis merupakan simbol dari kenikmatan.
Filosofi tersebut sudah turun-temurun dari zaman kerajaan Majapahit.
Makanan-makanan manis itu merupakan hasil inovasi masyarakat Jawa zaman dulu, dari membuat gula kelapa yang disebut gula Jawa, karena ada banyak pohon kelapa yang tumbuh di Pulau Jawa.
Gula Jawa sering menjadi salah satu bahan masakan di Jogja dan Solo, sehingga makanannya pun manis-manis.
Selain karena sejak masa kerajaan Majapahit, manisnya makanan Jogja dan Solo tak lepas dari pengaruh masa penjajahan.
Pada masa itu, terdapat praktik tanam paksa tebu di Jawa Tengah.
Wilayah tersebut dipilih karena tebu hasil produksi Jawa Tengah lebih bagus dibanding Jawa Barat.
Sampai awal abad ke-19 terdapat 17 pabrik gula di sekitar Jogja dan Solo.
Bagaimana, apakah kamu juga lebih menikmati makanan manis daripada makanan asin atau pedas?
Baca juga: 5 Rekomendasi Kafe Terkenal di Kota Solo Jateng Beserta Jam Buka, Ada Tempat Nongkrong Favoritmu?
(*)
| 5 Kafe Terkenal dan Nyaman di Kota Solo Jateng, Ada yang Buka Hingga Jam 12 Malam |
|
|---|
| Asal Usul Galantin yang Jadi Salah Satu Makanan Populer di Kota Solo, Aslinya Makanan Mewah |
|
|---|
| Info Konser Gratis di Solo: Aftershine Manggung di Halaman Parkir Benteng Vastenburg 12 November |
|
|---|
| Perbedaan Antara Blangkon Solo dan Blangkon Jogja, Tampak Sama Saja Tapi Sebenarnya Beda! |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Tempat Sewa/Rental Motor di Kota Solo, Bisa Keliling Solo dengan Budget Terjangkau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gudeg-Adem-Ayem-Solo.jpg)