Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Info Sukoharjo

Mantap! 4 Tahun Kabupaten Sukoharjo Dipimpin Bupati Etik Suryani, 4.657 Unit RTLH Sudah Direhab

Diungkapkan Bupati Etik Suryani, masih tersisa 6.116 RTLH di Kabupaten Sukoharjo yang belum tertangani. 

TRIBUNSOLO.COM/Anang Ma'ruf
Penerimaan bantuan Rumah Tidak Layak Huni oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kemajuan Kabupaten Sukoharjo di bawah kepemimpinan Bupati Etik Suryani kembali terlihat signifikan, khususnya di bidang perumahan dan kawasan permukiman. 

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo mencatat pencapaian penting selama empat tahun terakhir berhasil merevitalisasi sebanyak 4.657 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) untuk warga kurang mampu.

Data yang diterima TribunSolo.com, dari tahun 2021 terdapat RTLH sejumlah 10.773 unit.

Kemudian, pada tahun 2022 melalui berbagai sumber pendanaan APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Sukoharjo, Dana Desa, CSR Bank Jateng dan Baznas Kabupaten Sukoharjo telah menangani RTLH sejumlah 1.355 unit RTLH, sehingga sampai akhir tahun 2022 masih tersisa 9.418 unit RTLH yang belum tertangani.

Baca juga: Pemkab Sukoharjo Buka Lowongan CPNS 2024, PPPK Kapan? Simak Daftar Formasi dan Tahapannya

Dilanjutkan pada tahun, 2023 melalui berbagai sumber pendanaan APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Sukoharjo, PPPK Bank Jateng dan Perusahaan Pengembang Perumahan di Kabupaten Sukoharjo telah menangani RTLH sejumlah 1944 unit RTLH. 

Tercatat hingga akhir tahun 2023 jumlah RTLH tersisa tinggal 7.474 unit.

Sedangkan di pertengahan bulan tahun 2024, atau tepatnya pada bulan Agustus 2024 melalui bebagai sumber bantuan stimulan perumahan Swadaya (BSPS), APBN Aspirasi Ibu Puan Maharani, bantuan keuangan Pemerintah Desa, APBD Kabupaten Sukoharjo telah menangani RTLH sejumlah 1352 unit RTLH.

Artinya, selama awal periode kepemimpinan Bupati Etik Suryani 2021 hingga 2024 ini telah melakukan revitalisasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 4.657 unit. 

Sehingga masih tersisa 6.116 unit RTLH yang belum tertangani. 

"Harapan saya penyerahan bantuan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (PK-RTLH) ini yaitu untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo," ucap Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat ditemui TribunSolo.com, di Gor Bung Karno Selasa (20/8/2024).

Baca juga: Gercep! Bupati Etik Gelontorkan Dana Rp 2,2 Miliar, Jalan Tanjung Anom-Daleman Sukoharjo Bakal Mulus

Meski demikian, Bupati Etik mengaku masih tersisa 6.116 RTLH di Kabupaten Sukoharjo yang belum tertangani. 

"Saya sekali lagi berharap ke depan 6.116 RTLH yang belum tertangani selesai, dan bagi warga yang menerima bantuan RTLH ini bisa segeran membangun rumah rumah layak huni," tandas Etik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Sukoharjo Lanjar Budi Wahyono mengatakan Pemkab Sukoharjo sangat serius membantu warga miskin atau kurang mampu salah satunya terkait rehab RTLH. 

Sejak awal Januari 2024, Bupati Sukoharjo Etik Suryani sudah turun langsung mengantar bantuan rehab RTLH dengan mendatangi rumah warga berkeliling kampung. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved