Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pilkada Wonogiri 2024

Aksi Jalan Kaki Tarso - Teguh Daftar Pilkada Wonogiri 2024 Jateng ke KPU 

Tarso dan Kristian Teguh Suryono, mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Pilkada Wonogiri 2024 ke KPU Wonogiri, Rabu (28/8/2024).

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Erlangga Bima
Pasangan Tarso-Teguh saat mendaftarkan diri ke Kantor KPU Wonogiri, Rabu (28/8/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tarso dan Kristian Teguh Suryono, mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Pilkada Wonogiri 2024 ke KPU Wonogiri, Rabu (28/8/2024).

Tarso-Teguh atau Tangguh tiba di kantor KPU Wonogiri sekitar pukul 10.30 WIB.

Tangguh berangkat ke KPU Wonogiri dengan berjalan kaki dari Kantor DPD Golkar yang jaraknya sekitar 600 meter.

Saat konferensi pers usai pendaftaran, Tarso mengaku ia dan Teguh telah resmi mendaftar sebagai calon bupati dan calon wakil bupati dan diterima oleh KPU Wonogiri.

Ditanya soal peluang menang di Pilkada mendatang, ia menyebut pasangan Tarso-Teguh saat ini diusung oleh koalisi Perubahan untuk Maju (PUMA) yang berisi 4 partai parlemen dan sejumlah partai non parlemen. 

"Di luar partai kami merangkul semua yang ada di Wonogiri," jelasnya.

Baca juga: Tambah Dukungan, Rekomendasi PAN Jatuh ke Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno di Pilkada Wonogiri Jateng

Tarso mengaku, pihaknya telah merangkul sejumlah ormas dan komunitas di Wonogiri, seperti perguruan silat, ormas keagamaan dan yang lain.

"Poro sesepuh-pinisepuh, baik desa dan kota. Seluruh kabupaten kita sowani mengharapkan untuk mendukung pasangan ini agar bisa menang," jelasnya.

Di tempat yang sama, cawabup Teguh menjelaskan perubahan yang akan dibawa oleh pasangan Tarso-Teguh di Wonogiri, sesuai dengan nama koalisi.

"Kita lihat sesuatu dari luar. Ketika dolan Madiun, ke Ponorogo, Sukoharjo, Karanganyar. Wonogiri yang kita lihat masih dalam tahap paling rendah, itu yang akan kita ubah," jelas Teguh.

Tak hanya itu, berdasarkan data yang ia peroleh, investasi yang masuk ke Wonogiri berada urutan ke 26 dari seluruh kota/kabupaten di Jawa Tengah. 

Sementara, jumlah kegiatan berada di urutan 28 dari seluruh kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Soal UMK, imbuh Teguh, Wonogiri menurutnya menjadi urutan kedua dari bawah di Jawa Tengah.

Ia juga menyoroti soal stunting dan kemiskinan.

"Wonogiri harus berubah lebih maju. Itulah mengapa kamu membuat ikon Tangguh. Lebih maju, merata dan berkeadilan," ujarnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved