Berita Boyolali
Awan Panas Guguran Merapi Terjadi Lagi, 2 Desa di Selo Boyolali Jateng Dilanda Hujan Abu Tipis
Awan panas guguran Merapi terjadi Rabu (4/9/2024) pada pukul 07.52 WIB. Awan Panas Guguran ini berlangsung selama 122.76 detik.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Awan panas guguran Merapi kembali terjadi.
Awan panas guguran Merapi terjadi Rabu (4/9/2024) pada pukul 07.52 WIB.
Awan Panas Guguran ini berlangsung selama 122.76 detik.
Material yang dilontarkan mencapai 1300 meter dari puncak merapi.
APG kali ini, arah luncuran material ke barat daya ke hulu Kali Bebeng.
Baca juga: Jatuh Bangun UMKM Frozen Ungkep Chef Retro Boyolali : Awalnya Sepi Peminat, Pandemi Datangkan Rezeki
Baca juga: Rekomendasi 6 Soto Enak di Boyolali Jawa Tengah, Cocok untuk Sarapan atau Makan Siang
Arah angin saat awan panas guguran ini ke Utara.
Dampak dari awan panas guguran ini, dua wilayah Desa di Kecamatan Selo sempat diguyur hujan abu.
"Hanya di wilayah Desa Tlogolele dan Klakah, tapi tipis," kata Mujianto, Relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Rabu (4/9/2024).
Meski diguyur hujan abu, namun hal itu tak mengganggu aktivitas masyarakat.
Masyarakat masih beraktivitas normal.
"Tidak mengganggu masyarakat. Karena hujan abunya tipis," ujarnya.
ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
![]() |
---|
Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
![]() |
---|
3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
![]() |
---|
Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
![]() |
---|
Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.