Temuan Mayat Tunawisma di Sragen

Kronologi Pria Tunawisma Ditemukan Tewas Dalam Kamar di Sragen, Bermula Warga Perbaiki Genteng

Seorang pria tunawisma ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Minggu (15/9/2024).

Tribun Solo / Istimewa
Pria tunawisma ditemukan tewas di Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, dievakuasi, Minggu (15/9/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seorang pria tunawisma ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Minggu (15/9/2024).

Kronologi temuan mayat tersebut berawal dari warga memperbaiki posisi genteng.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Seorang Pria Tunawisma Ditemukan Dalam Kamar di Sragen Jateng

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi, mengatakan penemuan mayat tersebut diketahui pukul 08.05 WIB.

"Penemuan mayat itu, ditemukan di sebuah kamar rumah, Kampung Widoro, RT 42, RW 13, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen," kata Petrus,  Minggu (15/9/2024).

Petrus mengatakan identitas korban diketahui bernama Emron G Dumalang, (67), warga Kecamatan Johar Baru, Kota Administrasi Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Diketahui dalam keterangannya sebagai karyawan swasta.

"Korban ditemukan di rumah milik Eny Ratna Ningsih," kata dia.

Pria yang ditemukan tewas di Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, dievakuasi, Minggu (15/9/2024).
Pria yang ditemukan tewas di Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, dievakuasi, Minggu (15/9/2024). (Tribun Solo / Istimewa)

Ia menjelaskan, penemuan mayat itu diketahui bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saksi Ismanto hendak memperbaiki genteng rumahnya.

Posisi rumah saksi Ismanto, berada bersebelahan dengan TKP.

"Saat itu saksi Ismanto hendak memperbaiki genteng rumahnya melalui TKP karena memang sudah biasa dan aksesnya hanya melalui lokasi tersebut," ucap dia.

Ia menjelaskan, pada saat masuk Saksi Ismanto mencium bau tidak sedap.

Ketika dicari sumber bau tersebut saksi Ismanto melihat korban sudah tergeletak di dalam kamar.

Kemudian saksi Ismanto keluar dan memanggil keamanan lingkungan bernama Joko Supriyanto untuk mengecek kondisi korban.

"Ketika dicek bersama, korban dipastikan meninggal dunia dikarenakan sama sekali tidak bergerak dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap," kata Petrus.

Baca juga: Viral Penemuan Mayat Pria Tertindih Motor di Selokan Mataram Sleman DIY, Penyebabnya Masih Misteri

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved