Berita Boyolali

Ditemukan Tewas di Selokan, Pria Asal Banyudono Diduga Mengantuk Saat Berkendara

Sempat dikira korban tabrak lari, Pria asal Banyudono Boyolali yang tewas di selokan jalan Semarang-Solo ternyata murni kecelakaan tunggal.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Andreas Chris Febrianto
(Istimewa/Dok. Satlantas Polres Boyolali)
Lokasi kecelakaan tunggal di pinggir jalan Semarang-Solo, Rabu dini hari (18/9/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Arifin Sholeh (31) warga Banyudono, di temukan tak bernyawa di dalam sebuah selokan yang berada di jalan Semarang-Solo, Kabupaten Boyolali.

Arifin ditemukan meninggal dunia tak jauh dari sepeda motor miliknya Yamaha Aerox bernomor polisi AD 3565 HH yang juga tergeletak di sekitar lokasi pada Rabu (19/9/2024) pukul 02.45 WIB kemarin.

Sempat muncul dugaan korban menjadi korban tabrak lari atau penganiayaan. Namun, dari hasil Penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Polisi tak menemukan indikasi korban tabrak lari. 

"Kemarin kita sudah lakukan penyelidikan dengan melakukan penyisiran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Namun hasilnya tak ada," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, Jumat (20/9/2024). 

Saat kejadian, kondisi jalan Semarang-Solo cukup lengang.  Detik-detik korban terperosok ke dalam selokan pun tak ada yang melihat. 

Baca juga: Dikira Korban Tabrak Lari, Warga Banyudono Boyolali Tewas di Selokan Karena Kecelakaan Tunggal

Beberapa menit kemudian, ada pengendara yang melintas melihat sepeda motor korban yang ada di dalam selokan

Budi menyebut, meninggalnya korban karena kecelakaan. 

Dari hasil penyelidikan, korban diduga mengantuk saat berkendara dari arah Boyolali menuju Solo. 

"Sesampai di TKP bergerak kekiri terperosok keparit yg berada ditepi kiri jalan," pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved