Berita Jateng
Daftar Daerah Rawan Tawuran Antar Gengster di Semarang Jateng, Begini Penjelasan Polisi
Pihak kepolisian telah memetakan beberapa daerah di Semarang Jawa Tengah yang rawan tawuran gengster.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Pihak kepolisian telah memetakan beberapa daerah di Semarang Jawa Tengah yang rawan tawuran gengster.
Diketahui pemetakan ini dilakukan setelah viral fenonema gangster dengan berbagai nama di Semarang.
Baca juga: Viral Aksi Penipuan Jual Cincin di Sukoharjo Jateng Terekam Kamera, Pelaku Sasar Warga Lanjut Usia
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan tindakan ini dilakukan karena tawuran tersebut hingga menyebabkan korban jiwa.
"Kemunculan gangster memaksa penegak hukum untuk melakukan penindakan karena mengarah ke tindakan kriminal membawa sajam tawuran hingga memakan korban luka, hingga meninggal dunia," jelasnya.
Irwan menjelaskan, ada nama-nama gangster lainnya yang sudah dikantongi pihaknya tetapi masih melakukan pendekatan untuk dilakukan pembubaran.
"Bagi kelompok yang belum membubarkan diri didekati lewat orangtua, dan lingkungannya untuk segera berhenti dari aktivitas tersebut," ujarnya.
Merujuk pada data di Polrestabes Semarang, dalam setahun ini telah menangani 101 kasus berkaitan dengan gangster.
Rinciannya, sebanyak 44 kasus dibawa ke ranah hukum dengan sebanyak 77 orang ditahan.
Adapun sebanyak 57 kasus dilakukan pembinaan dengan sebanyak 173 orang dikembalikan ke orangtua dan sekolah.
Korban meninggal dunia akibat pertarungan antar gangster sejumlah 4 orang meliputi di lokasi Puri Anjasmoro (Semarang Barat, Tugu (Kecamatan tugu), Layur (kecamatan Semarang Utara) dan Kelud (Kecamatan Gajahmungkur).
"Untuk mencegah tindakan kriminal oleh kelompok gangster, kami sudah melakukan patroli bersama tiga pilar, ormas dan kelurahan. Termasuk melibatkan dan meningkatkan lagi polisi RW," beber Irwan.
Baca juga: Daftar Nama Gangster di Semarang yang Membubarkan Diri : Ada Mijen Gangster hingga Mafia Mesir
Daerah Rawan Tawuran Antar Gengster
Polrestabes Semarang mencatat ada beberapa daerah yang rawan terjadi tawuran antar gangster meliputi Kecamatan Semarang utara di Bandarharjo dan Panggung Kidul.
Wilayah Kecamatan Semarang Selatan meliputi Barussari dan Jalan MT Haryono.
Semarang Timur mencakup Mlatiharjo, Banjir kanal timur dan Jalan dr Cipto. Semarang Barat terdiri dari Karangayu dan Kalibanteng.
| Polisi Dalami Soal Kekerasan dan Interogasi Pakai Senjata Api, Soal Salah Tangkap Pencari Bekicot |
|
|---|
| Nasib Polisi Grobogan yang Salah Tangkap Pencari Bekicot, Kini Diperiksa Propam, Bakal Disanksi |
|
|---|
| Kesaksian Kusyanto, Korban Salah Tangkap di Grobogan: Polisi Sudah Datang Minta Maaf |
|
|---|
| Sosok Kusyanto, Pencari Bekicot yang Jadi Korban Salah Tangkap di Grobogan, Ungkap Kerugian |
|
|---|
| Kisah Pencari Bekicot di Grobogan, Lagi Istirahat Dituduh Polisi Curi Pompa Air, Kapolres Minta Maaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Enam-orang-anggota-gangster-dibekuk-jajaran-Polrestabes-Semarang.jpg)