Berita Karanganyar
Datangkan Puluhan Ribu Peserta, Pelaku UMKM Harap Bisa Raup Rezeki dari Even Peparnas 2024
Gelaran Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 yang diadakan di Solo, Karanganyar, Boyolali, dan Sukoharjo bisa jadi tumpuan harapan UMKM.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Andreas Chris Febrianto
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Even Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Jateng 2024 merupakan even nasional yang digelar di wilayah Solo Raya.
Digelarnya even-even sekelas nasional seperti Perpanas XVII Jateng 2024 ini diharapkan dapat meningkatkan pemasukan UMKM karena mendatangkan puluhan ribu orang dari berbagai daerah. Salah satu pelaku UMKM yang kini membuka stand di venue cabang olahraga (Cabor) Para Renang di Edupark Intanpari Karanganyar, Febri berharap gelaran multievent bisa menjadi lubang rezeki bagi dirinya dan rekan sesama pelaku UMKM.
Pelaku UMKM di bidang souvenir even seperti jersey dan aksesoris tersebut menceritakan bahwa multievent yang mendatangkan banyak orang sangat membantu bagi pebisnis seperti dirinya.
Meski Peparnas XVII Jateng 2024 baru dibuka pada 6 Oktober kemarin, namun Febri yakin di penghujung even biasanya pembelian souvenir bakal meningkat.
"Ini masih awal-awal belum, biasannya 1-2 hari menjelang penutupan baru memborong," ujar Pelaku UMKM sejak tahun2011 tersebut, Selasa (8/10/2024).
Febri mengatakan dirinya sudah menggeluti usaha tersebut dari sablon manual hingga digital printing. Ia mengatakan, penjualan souvernir di even paragame pada tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.
"Untuk perpanas saya baru ini dan sebelumnya saya pernah jualan di ASEAN Para Games 2011 untuk 2022 saya tidak jualan, namun saya merasa even ini penjualan kami lebih tinggi dibanding kemarin," ucap dia.
Baca juga: PLN Ikut Dukung Suksesnya PEPARNAS Ke-XVII Surakarta, Berikan Keandalan Listrik Tanpa Kedip!
Ia mengatakan, harga Jersey dibanderol mulai Rp 70 ribu. Sedangkan tote bag dengan lukisan karya tangan dibanderol mulai Rp 35 ribu.
"Yang paling dilirik itu jersey sebagai oleh-oleh, untuk omzet tergantung jumlah penjualan kalau even ini cukup lumayan sih," ucap pria yang berasal dari Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Novi, Orang tua Atlet Para Renang dari Kontingen Jabar mengaku tertarik melihat souvenir yang ditawarkan di halaman parkir Edupark Intanpari Karanganyar. Ia mengatakan, mencari pakaian di lapak itu untuk mencari pakaian ganti untuk anaknya yang sedang bertanding.
"Saya di sini datang untuk mendukung anak saya, dan saya ke stan ini untuk mencari pakaian ganti untuk anak saya," ucap dia.
(*)
| Meski Baru Menjabat, Bupati dan Wabup Karanganyar Tak Open House Saat Momen Lebaran: Terkendala Dana |
|
|---|
| Pembangunan Bendungan Jlantah Karanganyar Akibatkan Hilangkan Satu Dusun |
|
|---|
| Bikin Kaya Mendadak Warga Karanganyar, Bendungan Jlantah Ini Belum Rampung Dibangun, Kapan Selesai? |
|
|---|
| Begini Proses Pembangunan Bendungan Jlantah yang Buat Warga Karanganyar Jadi Kaya Mendadak |
|
|---|
| Dapat Ganti Rugi Proyek Waduk Jlantah Karanganyar, Warga Pakai Uangnya untuk Beli Mobil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Booth-UMKM-di-venue-Para-Renang-Peparnas-XVII-Jateng-2024.jpg)