Paman Rudapaksa Ponakan di Solo
PENGAKUAN Paman Rudapaksa Ponakan di Solo, Tak Ada Ancaman: Saya Cuma Ajak Biasa
Y, pelaku rudapaksa di Solo mengaku tidak pernah melakukan pengancaman pada korbannya. Dia hanya mengajak.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelaku rudapaksa ponakan, Y (46) mengaku tidak pernah mengancam para korbannya.
Dia mengaku hanya mengajak para korbannya.
“Yang pasti saya mengajak. Biasa ayo. Tidak mengatakan apa-apa. Tidak mengancam. Saya ajak gitu aja,” terang Y.
Sedangkan dengan B2 dan B3 ia mengelabuhi korban dengan mengajak jalan-jalan.
Lalu ia melecehkan kedua korban.
“Cuma saya ajak jalan-jalan. Kenal. Saat lewat ikut ya ayo ikut,” jelasnya.
Korban Dirudapaksa Sejak Usia 12 Tahun
Kasus paman menghamili ponakan terjadi di Pasar Kliwon, Solo.
Tindakan tak terpuji itu dilakukan sejak korban berusia 12 tahun.
Pelaku adalah Y (46).
Sementara korban berinisial B1 (16).
Korban dirudapaksa sejak 2020-2024 hingga hamil.
“Korban telah mengalami pelecehan di bawah paksaan dari tahun 2020 sampai dengan 2024. Terakhir dilakukan bulan Juli. Pada saat laporan penyelidikan dimulai korban sudah dalam keadaan hamil,” ungkap Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kamis (17/10/2024).
Awalnya, keluarga B1 mengetahui korban hamil saat ia diajak bepergian.
Kasus Paman Rudapaksa Keponakan di Pasar Kliwon Solo, Masih Tahap Pemeriksaan Berkas |
![]() |
---|
UPDATE Kasus Paman Rudapaksa Ponakan di Pasar Kliwon Solo, Diduga Ada Korban Lain |
![]() |
---|
Teganya Paman Rudapaksa Ponakan di Pasar Kliwon Solo, Padahal Punya Istri dan 2 Anak |
![]() |
---|
Paman yang Rudapaksa Ponakan di Pasar Kliwon Solo Sempat Menghilang 2 Hari Pasca Aksinya Terungkap |
![]() |
---|
Paman Rudapaksa Keponakandi Pasar Kliwon, Pelaku Lancarkan Aksi Saat Rumah Sepi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.