Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Sritex Dinyatakan Pailit

Cerita Karyawan Sritex Sukoharjo Dengar Kabar Pailit, Ada yang Menangis hingga Tak Semangat Kerja

Karyawan PT Sritex mengaku sedih mendengar kabar pailit. Mereka mengaku bingung akan bekerja apa kedepan bila pabrik tersebut bangkrut.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Aktivitas Karyawan PT Sritex di Sukoharjo, Jateng. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kesedihan mendalam menyelimuti karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk setelah beredar kabar perusahaan tekstil terbesar di Indonesia ini kesulitan keuangan. 

Ini berujung pada putusan Pengadilan Niaga Kota Semarang yang menyatakan Sritex pailit

Ratusan karyawan yang terkejut dan khawatir akan nasib mereka, terlihat berkumpul di area pabrik. 

Kesedihan hingga menangis pun terlihat dari pancaran kelopak mata mereka. 

Seperti yang dirasakan oleh salah satu karyawan PT Sritex, Rina (39) mengaku sangat sedih mendengarkan kabar pailitnya PT Sritex

"Ya sangat sedih (pertama mendengar kabar pailit), karena saya sudah lama di PT Sritex, sudah bekerja 12 tahun," kata Rina saat ditemui TribunSolo.com, Senin (28/10/2024).

Baca juga: Direktur Utama PT Sritex di Sukoharjo Akui Ada Efisiensi Karyawan, Sebut Kata PHK Haram

Ia yang saat ini menanggung beban keluarga bingung ke depannya seperti apa jika pailit itu benar-benar ada. 

Sebab, yang ia tahu pailit adalah kebangkrutan perusahaan yang menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

"Saya berdoa dan berharap sekali PT Sritex tetap maju terus," ujarnya. 

Ia juga mengaku, selama 12 tahun bekerja ia mendapat seluruh hak sebagai karyawan.

"Upah tidak pernah telat, seluruh hak terpenuhi," terangnya. 

Sementara itu, Karyawan yang lain Mulyati (39) juga mengakui sangat sedih atas pemberitaan pailit tersebut.

"Sedih yang pasti, mendengar saya malah dari berita TV waktu di rumah," kata Mulyati. 

Lebih lanjut, Mulyati juga sempat tidak mempunyai semangat untuk bekerja.

"Rasanya down, males bekerja. Tapi dari atasan memberikan pemahaman untuk fokus bekerja dan menyebut tetap baik-baik saja," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved