Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

PDIP Solo Dukung Megawati

Sudah Dipecat PDIP, Jokowi Tetap Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk PDIP

Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun ke PDIP. Ini dia lakukan walaupun statusnya sudah dipecat.

TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
Mantan Presiden Jokowi saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/1/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan Presiden Jokowi telah resmi dipecat oleh PDI Perjuangan.

Namun, ia tetap mengucapkan selamat ulang tahun ke-52 untuk partai yang membesarkan namanya tersebut.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-52 kepada seluruh keluarga besar PDI Perjuangan yang hari ini ulang tahun,” ungkapnya.

Sekitar 3.000 kader DPC PDI Perjuangan Kota Solo melakukan prosesi cap jempol darah di Kantor DPC PDIP Solo, Jumat (10/1/2025) untuk memperingati HUT ke-52 PDIP.

Aksi ini sebagai bentuk loyalitas kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar terpilih kembali pada kongres mendatang.

Baca juga: 3 Fakta Kader PDIP Solo Aksi Cap Jempol Darah, Bukti Loyalitas dan Militansi ke Megawati

Hal ini terutama setelah timbulnya wacana melengserkan presiden kelima tersebut setelah 32 tahun menjabat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan ini merupakan bentuk militansi.

Cap jempol darah diawali dengan upacara sederhana. 

“Ini merupakan salah satu wujud kader PDI Perjuangan di Kota Surakarta merupakan kader yang militan, loyal, dan kader yang mempunyai kedisiplinan. Disiplin berorganisasi, disiplin taat aturan, disiplin untuk berbicara. Sehingga untuk memperingati HUT yang ke-52 PDI Perjuangan kita menggelar upacara sederhana. Dan sekaligus untuk membuktikan loyalitas dan militansi PDI Perjuangan dan Ketua Umum, untuk memberikan dukungan untuk menjadi Ketua Umum kembali pada kongres 2025 nanti,” ungkapnya.

Pihaknya akan melawan siapa pun yang akan menggoyang posisi Megawati menjelang kongres yang akan segera diadakan.

“Sehingga PDI Perjuangan seluruh Kota Surakarta ini berkumpul pada jam 13.30 menggelar upacara sederhana. Dan sekaligus menunjukkan pengorbanan darah itu hal yang biasa. Kita akan berjuang siapa pun yang akan mengganggu kongres partai kami siap melawan sampai titik darah penghabisan,” tuturnya.

Aksi ini dilakukan karena menurutnya ada sejumlah pihak yang berusaha mengganggu partainya menjelang kongres. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved