Musim Hujan di Sragen
Musim Hujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Ingatkan Bahaya Penyakit Leptospirosis
Selain Demam Berdarah Dengue (DBD), Leptospirosis juga menjadi penyakit yang wajib diwaspadai saat musim hujan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Selain Demam Berdarah Dengue (DBD), Leptospirosis juga menjadi penyakit yang wajib diwaspadai saat musim hujan.
Di Kabupaten Sragen sendiri, belum ditemukan warga Sragen yang terjangkit penyakit yang disebabkan oleh virus Leptospira ini sepanjang Januari 2025.
"Bulan Januari ini tidak ada kasus Leptospirosis di Sragen," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Sri Subekti kepada TribunSolo.com, Kamis (30/1/2025).
"Kewaspadaan penyakit saat musim hujan itu ada DBD, Leptospirosis, influenza dan penyakit kulit," tambahnya.
Ia menambahkan virus Leptospira biasanya dibawa oleh tikus, atau hewan-hewan lain yang membawa virus tersebut.
Penyakit ini kebanyakan diderita oleh orang dewasa.
"Bisa dialami oleh semua umur, tapi kebanyakan orang dewasa, kalau anak-anak biasanya tidak main di genangan air," jelasnya.
Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun di Sragen, Cek Sasaran dan Jenis Pemeriksaannya
Cara mencegah penyakit ini menurut Bekti adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Jadi, dengan membersihkan lingkungan, sehingga tidak ada virus Leptospira," imbaunya.
"Misalkan membersihkan selokan pakai sepatu boots, supaya tidak terluka, siapa tahu virus dibawa dari daerah atasnya, jadi kebawa virusnya, penularan biasanya di daerah banjir," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Tikus-Leptospirosis.jpg)