Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kuliner Wonogiri

5 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Wonogiri, Ada yang Sudah Jualan Sejak 1937

Bagi kamu yang punya rencana berwisata kuliner di Wonogiri, ada beberapa kuliner legendaris yang cocok untuk kamu coba.

Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Sayur Kuning Mbok Dayat alias Mbak Emil di Baturetno Wonogiri. 

TRIBUNSOLO.COM - Bagi kamu yang punya rencana berwisata kuliner di Wonogiri, ada beberapa kuliner legendaris yang cocok untuk kamu coba.

Tak hanya legendaris, kuliner disini juga terkenal akan kelezatan dan rasa autentik sehingga membuat pelanggan lamanya kembali.

Buat kamu yang penasaran, berikut 3 rekomendasi kuliner legendaris Wonogiri Jateng.

Baca juga: 5 Kuliner Enak di Dekat Stasiun Solo Balapan Jateng : Ada Bakso dan Selat yang Terkenal

1.Nasi Tiwul Mbok Sembleng, Hanya Buka di Malam Pon dan Kliwon, Sejak 1991

Ada rekomendasi kuliner yang ada di wilayah Wonogiri bagian selatan, yakni Kecamatan Giriwoyo.

Kuliner yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Giriwoyo adalah Nasi Tiwul Mbok Sembleng.

Lokasinya ada di Dusun Saratan RT 003/RW 005, Desa Sejati, Giriwoyo, Wonogiri.

Warung tersebut sudah cukup legendaris. Sebab buka sejak tahun 1991 di tengah-tengah perkampungan setempat.

Warungnya juga menjadi satu dengan rumah tinggal pemiliknya.

Yang bikin unik, warung tersebut tidak buka setiap hari, melainkan malam-malam tertentu saja yakni malam pasaran jawa Pon dan Kliwon.

Nasi Tiwul Mbok Sembleng, kuliner legendaris di Giriwoyo, Wonogiri. Kuliner ini juga unik, karena hanya buka di malam pasaran jawa Pon dan Kliwon
Nasi Tiwul Mbok Sembleng, kuliner legendaris di Giriwoyo, Wonogiri. Kuliner ini juga unik, karena hanya buka di malam pasaran jawa Pon dan Kliwon (Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Sang pemilik, Tukimin mengatakan sejak awal dia berjualan di rumah dan tidak setiap hari.

Ada alasan khusus yang membuatnya tidak membuka warungnya setiap hari.

"Karena jauh dari jalan raya, saya memilih tidak jualan setiap hari. Saya khususkan saja waktunya, karena khawatir tidak laku," ujarnya, kepada TribunSolo.com.

Meskipun begitu, setiap malam pasaran pon dan kliwon warungnya selalu ramai.

Misalnya pada Selasa (25/7/2023) saat TribunSolo.com datang ke lokasi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved