Kuliner di Solo
Kisah Berdirinya Warung Bebek H Slamet, Kuliner Bebek Goreng Paling Populer di Solo Raya
H Slamet selalu menggunakan bebek jenis super yang sudah bertelur setidaknya empat kali dalam jangka waktu sekitar dua tahun.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
H Slamet selalu menggunakan bebek jenis super yang sudah bertelur setidaknya empat kali dalam jangka waktu sekitar dua tahun.
Bebek yang sudah cukup tua ini memiliki tekstur daging yang lebih padat dan empuk, sehingga ketika digoreng, bebeknya tetap lezat dan tidak mudah hancur.
H Slamet menghindari penggunaan bebek muda karena dagingnya yang lebih mudah hancur saat dimasak.
Bebek-bebek tersebut didapatkan dari pemasok yang biasanya berasal dari luar kota Solo, memastikan kualitas bahan baku tetap terjaga.
Selain itu, sambal korek yang menjadi pendamping bebek goreng ini juga sangat ikonik.
Sambal korek dibuat dengan cara diulek di atas cobek menggunakan cabai rawit, garam, dan bawang, lalu disiram dengan minyak bekas gorengan.
Sambal ini memberikan rasa pedas yang mantap dan sangat cocok dipadukan dengan daging bebek yang gurih dan renyah.
Warung Bebek H Slamet yang Terus Berkembang
Setelah bertahun-tahun beroperasi, warung bebek H Slamet kini telah memiliki banyak cabang di berbagai wilayah.
Warung ini tidak hanya terkenal di Solo Raya, tetapi juga telah menyebar ke beberapa kota lain, mengundang banyak pecinta kuliner bebek untuk mencicipi kelezatannya.
Meski H Slamet Raharjo telah meninggal dunia, warung ini tetap menjadi warisan kuliner yang sangat dihargai oleh masyarakat.
Keberhasilannya dalam mengolah bebek goreng dan sambal korek yang khas tetap hidup dalam setiap sajian yang disajikan di warung-warung Bebek H Slamet.
Bebek H Slamet tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga sejarah panjang yang penuh dengan kerja keras, ketekunan, dan dedikasi yang diwariskan oleh H Slamet kepada generasi berikutnya.
Warung bebek goreng ini tetap menjadi salah satu kuliner legendaris yang tak lekang oleh waktu di Solo Raya.
(*)
| Rekomendasi Kuliner di Solo : Cicipi Sate Kere Mbak Tugiyem Langganan Jokowi, Bumbunya Meresap |
|
|---|
| 10 Rekomendasi Tengkleng Enak di Solo : Ada yang Rasanya Ringan hingga Pedas Menggelegar |
|
|---|
| Rekomendasi Kuliner di Solo : Coba Sarapan Timlo Sastro, Kuliner Legendaris Sejak 1952 |
|
|---|
| Asal Usul Risol Mayo, Camilan Favorit Warga Solo Raya yang Mudah Ditemukan di Tenongan |
|
|---|
| 5 Istilah Kuliner Non-halal di Solo, Umat Islam Wajib Tahu! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Warung-bebek-goreng-H-Slamet-Asli-di-Solo.jpg)