Mudik Lebaran 2025
Cara Mengecek Lokasi Titik SPKLU di Solo Raya hingga Jateng, Pemudik Tak Perlu Khawatir
Bagi kamu yang berada di Solo Raya atau Jawa Tengah ada cara untuk mengecek lokasi SPKLU di lokasi ini.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUNSOLO.COM - Kendaraan listrik kini mulai banyak digunakan oleh masyarakat.
Di momen mudik Lebaran 2025 ini bagi yang sedang mudik menggunakan kendaraan listrik perlu memperhatikan lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Baca juga: Ratusan Pemudik Ikut Program Mudik Gratis Pegadaian Kanwil Jateng, Sampai Bandung hingga Bangkalan
Bagi kamu yang berada di Solo Raya atau Jawa Tengah ada cara untuk mengecek lokasi SPKLU di lokasi ini.
Pengendara mobil listrik dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat melalui tautan bit.ly/petaspklujatengdiy.
Dengan informasi tersebut, pemudik dari luar daerah dapat merencanakan pengisian daya di SPKLU yang akan dilalui.
Diketahui ada sebanyak 160 titik stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) telah disediakan di Jawa Tengah.
Ini untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik selama masa mudik Lebaran 2025.
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menyatakan bahwa sebaran titik SPKLU ini sudah cukup merata di 35 kabupaten/kota di Jateng.
"Sebanyak 275 dispenser pengisian di seluruh Jawa Tengah ini sudah banyak. Namun, titik lokasi SPKLU ada sekitar 160 tempat tersebar di Jawa Tengah," ujar Boedyo melalui sambungan telepon pada Kamis (27/3/2025).

Baca juga: Cerita Perantau Ikut Mudik Gratis ke Sragen, Bisa Hemat Ongkos Ratusan Ribu hingga Jutaan Rupiah
Boedyo menegaskan bahwa pemudik tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar listrik selama perjalanan, karena setiap jarak 20 kilometer sudah dipastikan terdapat SPKLU.
"Jarak antar SPKLU itu jauh lebih dekat ketimbang tahun lalu yang berjarak 40 kilometer untuk satu titik SPKLU," imbuhnya.
Dia menyampaikan bahwa rata-rata kendaraan listrik mampu menempuh sekitar 300 kilometer untuk sekali pengisian.
Dengan jarak 20 kilometer di setiap SPKLU, hal ini dianggap aman bagi pengemudi kendaraan listrik di Jateng. "Jadi, artinya sebenarnya tidak menyulitkan," kata Boedyo.
Lebih lanjut, Boedyo menyebutkan bahwa umumnya pengisian bahan bakar listrik memerlukan waktu antara 30 menit hingga satu jam.
Namun, dengan teknologi ultrafast, pengisian penuh hanya memakan waktu 20 menit.
"Tapi, yang ultrafast ini baru ada di beberapa titik. Saya baru mengetahui di Semarang ada di PLN Jatingaleh dan di Balai Kota Semarang."
"Sementara yang di rest area masih menggunakan teknologi yang lama, sehingga waktu pengisian masih satu jam hingga setengah jam," tandasnya.
(*)
Serba-serbi Perantau Wonogiri : Belasan Ribu Warga Sudah Berangkat, Arus Balik Bakal Lebih Panjang |
![]() |
---|
Drama Mudik 2025: Niat Mudik ke Boyolali, Suami Tak Sadar Istrinya Tertinggal di Rest Area Batang |
![]() |
---|
Sempat Padat Merayap, Arus Mudik Balik Lebaran via Tol Boyolali Mulai Lancar Sejak Petang |
![]() |
---|
Lebaran di Tawangmangu Karanganyar Tak Seramai Tahun Lalu, Omzet Warung Makan Turun 25 Persen |
![]() |
---|
Tol Boyolali Padat Merayap, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Maksimal 30 Menit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.