Sejarah Kuliner Legendaris
Sejarah Pukis Badran, Oleh-oleh Khas Solo yang Populer Sejak 2017
Nama Pukis Badran diambil dari Badran yang merupakan nama daerah toko ini berdiri.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada banyak pilihan oleh-oleh khas Kota Solo, Jawa Tengah yang enak.
Salah satu yang direkomendasikan adalah Pukis Badran.
Pukis Badran adalah salah satu oleh-oleh khas Solo kekinian.
Baca juga: Sejarah Ayam Goreng Widuran, Salah Satu Kuliner Legendaris Solo, Resep Asli Bertahan dari 1973
Nama Pukis Badran diambil dari Badran yang merupakan nama daerah toko ini berdiri.
Oleh-oleh ini mirip dengan kue pukis pada umumnya, namun citarasa berbeda karena campuran tape yang lembut.
Varian rasa Pukis Badran juga beragam, mulai dari cokelat, keju, kismis, gula aren, oreo, cappuccino, tiramisu, abon, hingga daging sapi yang dijadikan topping maupun isian filling.
Sejarah Pukis Badran
Pukis Badran didirikan Renata Zoraifi pada tahun 2017.
Outlet pertamanya berada di Solo Paragon Mall, namun harus tutup karena proses renovasi dan membuatnya vakum sementara waktu hingga 2018.
Baca juga: Sejarah Rawon Penjara Bu Har, Kuliner Legendaris Solo, Namanya Pemberian Almarhum Bondan Winarno
Setelah mempertimbangkan strategi branding, Renata memutuskan untuk tidak lagi membuka outlet di pusat perbelanjaan.
Akhirnya, ia membuka outlet di rumahnya sendiri yang berlokasi di Jalan Kenanga Nomor 25, Purwosari, Laweyan, Solo, di kawasan Badran yang kemudian menginspirasi nama usahanya: Pukis Badran.
Renata yang berprofesi sebagai dosen ini mengelola segalanya sendiri—dari produksi hingga pemasaran.
Namun seiring meningkatnya permintaan dan kesibukannya sebagai akademisi, ia mulai merekrut karyawan untuk membantunya mengelola bisnis.
Kini, Pukis Badran telah berkembang dan memiliki beberapa outlet cabang.
(*)
| Dulu Penyelamat saat Krisis Pangan, Inilah Tempe Gembus, Cikal Bakal Kuliner Legendaris Khas Solo |
|
|---|
| Rekomendasi Kuliner Legendaris Solo : Cicipi Roti Kecik Ganep yang Sudah Ada Sejak Tahun 1881 |
|
|---|
| Sejarah Es Gabus, Kuliner Jadul yang Mulai Langka di Solo, Pernah Populer di Tahun 80-90an |
|
|---|
| Rekomendasi Kuliner Unik di Klaten : Cicipi Soto Garing Tanpa Kuah, Menu Sarapan Sejak Tahun 1973 |
|
|---|
| Sejarah Semur Daging, Hidangan Khas Lebaran di Solo Raya yang Aslinya dari Belanda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pukis-Badran-yang-merupakan-salah-satu-rekomendasi-oleh-oleh-Solo.jpg)