Wartawan Gadungan Ditangkap

Cara Wartawan Gadungan yang Ditangkap di Boyolali Peras Korbannya: Bidik Skandal Pribadi

Wartawan gadungan ditangkap polisi di Boyolali. Ini lantaran mereka dilaporkan memeras.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
wartakota.tribunnews.com
ILUSTRASI PEMERASAN. Foto uang diambil beberapa waktu lalu. Di Boyolali wartawan gadungan ditangkap polisi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Komplotan wartawan gadungan diamankan polisi di Boyolali

Mereka ditangkap Ditreskrimum Polda Jateng di rest area 487 A tol Boyolali.

Ada total empat orang yang diamankan. 

Mereka yakni tiga laki-laki dan seorang perempuan. 

Polisi menangkap para pelaku karena terkait kasus pemerasan berkedok sebagai wartawan.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio mengungkapkan bahwa para pelaku terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan, yakni HMG (perempuan) (33), AMS (26), KS (25), dan IH (30), seluruhnya berasal dari daerah Bekasi, Jawa Barat.

Dari keterangan pelaku dan bukti percakapan di handphone diketahui ternyata para pelaku adalah kelompok dari suatu jaringan besar dengan modus serupa. 

Jaringan tersebut diduga memiliki 175 anggota aktif dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa dan karyawan swasta.

“Wilayah operasi jaringan tersebut di seluruh pulau jawa mulai Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengakuan yang didapat dari para pelaku, jaringan ini telah beroperasi sejak tahun 2020 dan telah melakukan aksi pemerasan di berbagai kota besar seperti Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Malang, dan Surabaya. 

Modus yang digunakan adalah mengintai korban yang umumnya merupakan publik figur dan tokoh masyarakat.

Saat keluar dari hotel bersama pasangannya, para pelaku kemudian mendekati korban, mengaku sebagai wartawan, dan mengancam akan memberitakan aib pribadi atau skandal korban di media massa jika tidak menyerahkan sejumlah uang.

“Salah satu korban yang melapor sempat diminta uang hingga ratusan juta rupiah, Namun setelah bernegosiasi, korban akhirnya mentransfer Rp12 juta ke rekening pelaku. Dari laporan inilah penyelidikan kami berkembang dan berhasil melakukan penangkapan terhadap para pelaku di rest area KM 487 Tol Boyolali,” lanjut Dwi Subagio.

Baca juga: Pelaku Pemerasan Sejumlah Pengendara di Jateng Ditangkap, Modus Terserempet, Ngaku Wartawan

Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat kembali mengaku sebagai wartawan dari media-media terkenal. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved