Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Kirab Malam 1 Suro di Solo

5 Kebo Bule Kyai Slamet Jadi Penunjuk Jalan di Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Solo

- Lima Kebo atau Kerbau Kyai Slamet menjadi cucuk lampah atau penunjuk jalan dalam Kirab Pusaka Malam 1 Suro 1959

TribunSolo.com/ Andreas Chris
MALAM 1 SURO - Sebanyak 5 Kebo Bule dipilih menjadi cucuk lampah atau penunjuk jalan dalam Kirab Pusaka Malam 1 Sura di Keraton Kasunanan Solo, Kamis (26/6/2025) malam. Jumlah Kebo Bule Kyai Slamet yang menjadi cucuk lampah pada tradisi tahunan memperingati pergantian tahun di penanggalan Jawa tersebut sesuai dengan jumlah hewan keramat pada saat dimandikan Kamis sore tadi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lima Kebo atau Kerbau Kyai Slamet menjadi cucuk lampah atau penunjuk jalan dalam Kirab Pusaka Malam 1 Suro 1959 yang digelar oleh Keraton Kasunanan Solo pada Kamis (26/6/2025) malam.

Hal tersebut diketahui saat menjelang prosesi kirab yang dimulai pukul 24.00 WIB malam. 

Kelima Kebo Bule tersebut diarak dari Alun-alun Selatan, yang merupakan kandang dari hewan peliharaan SISKS Pakubuwono (PB) XIII, menuju depan Kori Kamandungan Keraton Solo.

Jumlah Kebo Bule Kyai Slamet yang menjadi cucuk lampah pada tradisi tahunan memperingati pergantian tahun di penanggalan Jawa tersebut sesuai dengan jumlah hewan keramat pada saat dimandikan Kamis sore tadi.

Ada sejumlah pantangan yang harus dipatuhi bagi peserta kirab maupun masyarakat umum yang ada di sekitar Kori Kamandungan pada saat Kebo Bule telah sampai di sana.

Pantangan tersebut antara lain dilarang bersuara keras atau berisik pada saat Kebo Bule berada di depan pintu utama Keraton Solo tersebut.

Sebanyak 5 Kebo Bule dipilih menjadi cucuk lampah
MALAM 1 SURO - Sebanyak 5 Kebo Bule dipilih menjadi cucuk lampah atau penunjuk jalan dalam Kirab Pusaka Malam 1 Sura di Keraton Kasunanan Solo, Kamis (26/6/2025) malam. Jumlah Kebo Bule Kyai Slamet yang menjadi cucuk lampah pada tradisi tahunan memperingati pergantian tahun di penanggalan Jawa tersebut sesuai dengan jumlah hewan keramat pada saat dimandikan Kamis sore tadi.

Selain itu, bagi masyarakat yang ingin mengabadikan potret Kebo Bule juga dilarang menggunakan flash atau lampu penerang.

Hal itu dimaksudkan agar Kebo Bule tidak merasa terganggu yang kemungkinan bisa membuat hewan-hewan yang disakralkan itu mengamuk.

Baca juga: Tepat Sebelum Mulai Kirab Malam 1 Suro, Keraton Solo Gelar Peringatan Wafatnya Paku Buwono X

Sebagai informasi, jumlah total Kebo Bule milik PB XIII saat ini mencapai 17 ekor. Meski demikian, tidak semua Kebo Bule akan dibawa dalam tradisi Kirab Pusaka Malam 1 Suro.

Jumlah Kebo Bule yang akan diikutsertakan merupakan kewenangan dari PB XIII atau raja Keraton Solo.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved