UNS Benarkan Sosok yang Terjun ke Bengawan Solo Sebagai Mahasiswinya : Dalam Pendampingan Kejiwaan
UNS Solo membenarkan bahwa X (22), gadis yang melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke Bengawan Solo merupakan mahasiswi mereka
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo membenarkan bahwa X (22), gadis yang melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke Bengawan Solo merupakan mahasiswi mereka.
Melalui siaran pers bertanda tangan Sekretaris UNS, Agus Riewanto yang diterima Tribunsolo.com, Selasa (1/7/2025) malam, universitas membenarkan terkait informasi yang beredar tersebut.
Dalam keterangan tersebut, yang bersangkutan merupakan mahasiswi program studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
"Bahwa UNS melakukan cek dan ricek atas informasi tersebut dan ditemukan bahwa benar," terang Agus Riewanto.
Lebih lanjut, Agus juga menerangkan bahwa yang bersangkutan ternyata juga sempat melakukan konseling kejiwaan dengan pihak kampus.
"Mahasiswi yang bersangkutan menjadi klien Subdirektorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS sejak Januari 2025 dan sudah direkomendasikan untuk ke psikiater, dan terus mendapatkan pendampingan sampai dengan sebelum peristiwa dugaan percobaan bunuh diri terjadi," lanjutnya.
Ia menambahkan, dari catatan kampus X juga sempat melakukan percobaan bunuh diri beberapa kali sejak tahun 2023.
"Bahwa yang bersangkutan mempunyai masalah kejiwaan dan riwayat percobaan bunuh diri sejak tahun 2023 sampai 2025 dengan berbagai cara" urainya.
Baca juga: Sosok Mahasiswi UNS Solo yang Diduga Bunuh Diri, Disebut Tertutup dan Pendiam
Sementara itu, terkait nama seseorang yang ditulis dalam surat wasiat oleh X yakni Bapak Dr. sumardiyono, S.KM. Agus membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan dosen pembimbing akademik korban.
"Terkait dengan adanya temuan surat yang diduga ditulis tangan oleh mahasiswi yang bersangkutan yang pada pokoknya menceritakan mengenai masalah yang menyebabkan dugaan bunuh diri antara lain menyebutkan nama Bapak Dr.Sumardiyono, S.KM., M.Kes yang bersangkutan merupakan Dosen Pembimbing Akademik, Dosen Pembimbing Pertama Skripsi, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Sekolah Vokasi UNS," kata Agus.
Agus juga menjelaskan bahwa dosen tersebut juga pernah menyurati keluarga X terkait kondisi kejiwaan mahasiswi itu.
Namun saran sang dosen agar mahasiswinya mengambil cuti kuliah selama 3 bulan ditolak korban.
"Bapak Dr. Sumardiyono, S.KM., M.Kes. dan Kaprodi D4 K3 mengetahui kondisi kejiwaan mahasiswi yang bersangkutan dan telah memberikan rekomendasi kemudahan dalam proses penyusunan skripsi, bahkan pernah menyampaikan surat resmi kepada pihak keluarga supaya mahasiswi tersebut istirahat selama 3 bulan, namun mahasiswi tersebut memberikan respon penolakan dengan alasan tidak ingin dikasihani," terang Agus.
Sedangkan terkait proses studi yang ditempuh X, Agus menegaskan bahwa yang bersangkutan tinggal selangkah lagi lulus kuliah.
| Ornamen di Flyover Manahan dan Purwosari Solo Rusak, Warga Khawatir Bikin Celaka |
|
|---|
| Jadwal Keberangkatan Kloter Pertama JCH Embarkasi Solo, 22 April 2026 |
|
|---|
| 29.121 Jemaah Calon Haji 2026 Bakal Diberangkatkan Lewat Embarkasi Solo |
|
|---|
| Flyover Manahan dan Purwosari di Solo Butuh Sentuhan Perbaikan, Ada Titik Kerusakan |
|
|---|
| Sudah Ada Tanggul, Warga Ngasinan Sukoharjo Akui Awalnya Menduga Rumahnya Tak Bakal Kebanjiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/WANITA-TERJUN-Sejumlah-petugas-SAR-melakukan-pencarian-di-bawah-Jembatan-Jurug-Solo.jpg)