Cuaca Solo Hari Ini

Penyebab Cuaca Dingin di Solo Beberapa Hari Ini Menurut BMKG, Berpotensi sampai September 2025

Secara meteorologis, suhu dingin yang muncul di malam dan pagi hari saat musim kemarau disebabkan oleh beberapa faktor utama.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/Rifa
CUACA LANGIT DI SOLO. Langit di Underpass Joglo Solo, 12 Januari 2025. Beberapa hari ini Solo dan sekitarnya dilanda cuaca dingin, BMKG ungkap penyebabnya. 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai fenomena cuaca dingin yang dirasakan masyarakat terutama pada malam hingga pagi hari dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena ini di Solo, Jawa Tengah, dikenal dengan istilah “Bediding”.

Melalui akun resmi Instagram @infoBMKG, lembaga tersebut menyatakan bahwa Bediding adalah kejadian alamiah yang umum terjadi pada saat musim kemarau.

Baca juga: Penyebab Suhu Dingin di Solo Beberapa Hari Belakangan, Bukan karena Aphelion, BMKG Beri Penjelasan

Fenomena ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga September 2025, seiring masih berlanjutnya musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia.

Penyebab Fenomena Bediding di Solo

Secara meteorologis, suhu dingin yang muncul di malam dan pagi hari saat musim kemarau disebabkan oleh beberapa faktor utama.

Pertama, kondisi langit yang cerah tanpa tutupan awan memungkinkan panas dari permukaan bumi cepat hilang ke atmosfer.

Hal ini menyebabkan suhu udara menurun drastis saat malam hari.

Baca juga: Waspada! Ini Daftar Wilayah Solo Raya yang Berpotensi Hujan Lebat 11-13 Juni 2025 Menurut BMKG

Selain itu, kelembapan udara yang rendah selama musim kemarau menghilangkan “selimut alami” berupa uap air di udara yang biasanya menahan panas di permukaan bumi.

Kondisi ini memperkuat efek pendinginan, terutama saat menjelang pagi.

Secara regional, musim kemarau di Indonesia dipengaruhi oleh angin monsun timur yang datang dari Australia.

Angin ini membawa massa udara yang kering dan dingin ke wilayah Indonesia bagian selatan, sehingga semakin memperkuat penurunan suhu udara terutama di malam hingga pagi hari.

Imbauan BMKG

Menyikapi fenomena Bediding ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan memperkuat daya tahan tubuh.

Disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman hangat serta menggunakan pelembap kulit agar terhindar dari gangguan akibat suhu dingin yang ekstrem.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved