Berstatus Terpidana, Silfester Matutina Beberapa Kali Temui Jokowi di Solo, Kubu Roy Suryo Protes
Khozinudin menilai hal tersebut merusak wibawa negara hukum dan menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
"Kami membicarakan persoalan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat seperti masalah pertanahan, lingkungan hidup, dan kesejahteraan rakyat," ungkap Andi Gani.
"Kami juga menyampaikan salam kepada Pak Jokowi dari relawan, relawan-relawan Jokowi baik dari dalam negeri maupun luar negeri," sambungnya.
Kemudian pertemuan kedua antara Silfester Matutina dan Jokowi di Solo terjadi pada Jumat (3/1/2025).
Baca juga: Jokowi di Solo Sebut Ada Orang Besar di Balik Kasus Ijazah, Rismon Sianipar Merasa Direndahkan
Pertemuan yang berlangsung secara empat mata itu, menurut Silfester, merupakan ajang melepas rindu sekaligus menyampaikan sejumlah isu terkini, termasuk soal narasi negatif dan upaya adu domba terhadap Jokowi.
“Pertemuan kali ini kangen-kangenan dengan Pak Jokowi, kemudian bicara yang ringan-ringan saja. Saya juga melaporkan ke Pak Jokowi bahwa ada pihak-pihak yang ingin bermain dan menghancurkan kita, mengadu domba bangsa. Contohnya NGO seperti OCCRP kemarin dengan nominasinya,” ujar Silfester kepada awak media usai pertemuan.
Silfester menyinggung laporan dari OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project) yang sempat mencuat dan menyudutkan nama Jokowi. Ia menegaskan bahwa lembaga tersebut bukan institusi resmi dan tidak menyajikan data valid.
“Investigasi tidak ada sama sekali. Mereka bukan lembaga resmi dunia, hanya semacam NGO. Mereka ambil data dari survei Google Form. Jadi lucu sekali. Jangan sampai kita terkecoh dan diadu domba,” tegasnya.
Baca juga: Penggugat Ajukan Bukti Mobil Esemka Second di PN Solo, Kuasa Hukum Jokowi Pertanyakan Legal Standing
Lebih lanjut, Silfester juga menyinggung adanya framing jahat dari salah satu petinggi partai politik yang menyeret-nyeret nama Jokowi dalam isu korupsi.
Menurutnya, hal itu muncul karena kepanikan.
“Menurut saya, yang panik itu adalah orang yang sudah jadi tersangka korupsi. Mereka ingin mengaburkan fakta hukum dengan menyeret nama Pak Jokowi,” ucapnya.
Namun demikian, ia memastikan bahwa Jokowi tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berbagai tuduhan. Bahkan, menurut pengakuannya, Jokowi justru menanggapinya dengan santai.
“Tadi saat saya sampaikan soal framing jahat, Bapak (Jokowi) hanya tertawa. Beliau bilang, ‘Mas, saya dari dulu sering difitnah, jadi saya happy-happy saja’. Pak Jokowi baik-baik saja,” kata Silfester.
Sosok Silfester Matutina
Silfester Matutina, yang dikenal sebagai Ketua Umum Solmet dan pendukung Presiden Jokowi sejak Pilpres 2014, juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024.
Ia merupakan tokoh yang cukup aktif di dunia hukum dan politik.
| TPA Putri Cempo Solo Cuma Bisa Tampung Sampah Hingga 1,4 Tahun Lagi, Warga Diminta Pilah Sampah |
|
|---|
| Momen Christine Hakim Berkunjung ke Rumah Jokowi di Solo: Bacakan Puisi hingga Dapat Oleh-oleh Karak |
|
|---|
| Agenda 6 Hari SBY di Solo : dari Kulineran, Dukung Tim Voli Hingga Habiskan Waktu Bareng Seniman |
|
|---|
| Di Balik Menumpuknya Sampah Kota Solo di TPA : Kinerja PSEL Anjlok, Hanya Bisa Olah 50 Ton per Hari |
|
|---|
| 7 Ide Kuliner Berbahan Coklat, Cocok untuk Bisnis Rumahan di Solo atau Dijual Online |
|
|---|