PNS Solo Raya Harap Sabar, Prabowo Belum Bahas Kenaikan Gaji PNS 2026, Terancam Batal?

Dalam pidatonya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Presiden tidak menyampaikan adanya kebijakan kenaikan gaji bagi PNS.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/Taufik Ismail
PRABOWO SUBIANTO - Berikut ini respons Prabowo Subianto penundaan pengangkatan CPNS dan CPPPK 2024, Senin (10/3/2025). Prabowo tak membahas soal kenaikan gaji PNS dalam Sidang Tahunan MPR 2025. (Tribunnews/Taufik Ismail) 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - harapan publik, khususnya para aparatur sipil negara (ASN) di Solo Raya, Jawa Tengah, untuk mendengar pengumuman kenaikan gaji dalam pidato Presiden Prabowo Subianto pada penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2026 belum terwujud.

Dalam pidatonya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Presiden tidak menyampaikan adanya kebijakan kenaikan gaji bagi PNS secara umum.

Padahal isu ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial dan trending di Google Trends dengan kata kunci "kenaikan gaji PNS 2026".

Baca juga: Cuti Bersama 18 Agustus 2025 : Aturan Berlaku untuk PNS, Pekerja Swasta Solo Raya Belum Tentu Libur

Fokus Hanya pada Guru dan Dosen

Satu-satunya poin dalam pidato yang menyentuh penghasilan ASN adalah alokasi anggaran di sektor pendidikan. Presiden menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru serta dosen sebesar Rp178,7 triliun.

“Tunjangan Profesi Guru Non-PNS dan Tunjangan Profesi Guru ASN Daerah disiapkan secara memadai,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Namun, tak ada pernyataan eksplisit terkait kenaikan gaji bagi ASN di luar sektor pendidikan, seperti tenaga kesehatan, pegawai administrasi, atau aparat penegak hukum.

Baca juga: Pensiunan PNS Kendalikan Prostitusi Kemukus Sragen, Jual Anak di Bawah Umur, Terancam Bui 15 Tahun

Pencarian terkait "gaji PNS 2026" melonjak tajam di Google Trends pada Jumat sore, bertepatan dengan penyampaian pidato Presiden.

Suasana pelantikan 726 CPNS menjadi PNS sekaligus pengambilan sumpah atau janji pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (19/12/2022).
ILUSTRASI PNS - Suasana pelantikan 726 CPNS menjadi PNS sekaligus pengambilan sumpah atau janji pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (19/12/2022). (TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo)

Lonjakan ini mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat, terutama dari kalangan ASN, terhadap kebijakan penyesuaian gaji tahun depan.

Sebagaimana diketahui, pengumuman soal kenaikan gaji PNS kerap disampaikan dalam Nota Keuangan tahunan oleh Presiden.

Namun, pada kesempatan kali ini, perhatian Presiden lebih tertuju pada delapan agenda prioritas nasional dalam RAPBN 2026.

Agenda Prioritas RAPBN 2026

Dalam pidato sepanjang 15 halaman tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa APBN harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Fokus anggaran 2026 diarahkan pada:

- Ketahanan pangan: Rp164,4 triliun

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved