Dekatkan Layanan, Bank Jateng Naikkan Kantor Kas RSUD dr Moewardi Jadi Cabang Pembantu
Eko Tri menjelaskan, menaikkan Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu dilakukan karena melihat potensi yang sangat besar.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Demi mendekatkan layanan ke nasabah, Bank Jateng menaikkan status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu di RSUD dr. Moewardi.
Peresmian ini dilakukan pada Jumat (13/2/2026).
Dengan menaikkan status ini, berbagai layanan mulai dari kredit kendaraan bermotor hingga Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bisa diakses melalui kantor yang berada di depan rumah sakit ini.
Baca juga: Peraih Medali Olimpiade Beijing Ramaikan Bank Jateng Borobudur Marathon 2025, Sebut Ini Impiannya
“Ini adalah layanan untuk mulai dari tabungan, kredit untuk konsumen. Silahkan bisa digunakan di cabang pembantu ini. Untuk meningkatkan outstanding dan DPK di Bank Jateng. Bisa untuk membuka rekening tabungan, kredit kendaraan bermotor, KPR,” kata Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo.
Peresmian dilakukan dengan memotong rangkaian bunga melati oleh Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng Eko Tri Prasetyo, dan Direktur RSUD Dr. Moewardi dr. Zulfachmi Wahab.
Selain meresmikan Kantor Cabang Pembantu, Bank Jateng juga menyumbangkan ambulans jenazah untuk mendukung pelayanan pasien di rumah sakit tipe A ini.
Baca juga: Cita Loka Fest 2025 Nobatkan Bank Jateng sebagai Bank Terbaik Pendukung Ekonomi Kemitraan Inspiratif
Eko Tri menjelaskan, menaikkan Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu dilakukan karena melihat potensi yang sangat besar.
Mengingat rumah sakit ini dioperasikan oleh ribuan tenaga kesehatan dan sebagian besar merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Karena kita melihat potensi yang ada di rumah sakit ini kan tidak hanya untuk menabung. Kita ekspansi sisi kredit potensinya sangat besar. Di sini ada 2400 karyawan ASN dokter. Kemudian ada tenaga kesehatan perawat kurang lebih 1400-an,” jelasnya.
Astrid mengapresiasi langkah Bank Jateng ini. Menurutnya, pengembangan yang dilakukan Bank Jateng ini akan berdampak positif pada pelayanan rumah sakit dalam melakukan transaksi keuangan.
Baca juga: Terungkap, Alasan Bank Jateng Batalkan Lelang Tanah Kas Desa Randusari Boyolali, Kades Janji Lunasi
“Kami dari pemerintah kota Surakarta menyambut baik acara peresmian Kantor Cabang Pembantu Bank Jateng RSUD dr. Moewardi. Tentu ini akan sangat membantu dalam pelayanan. Karena ini sudah ada sinergi yang sangat baik antara Bank Jateng, Pemerintah Kota Surakarta dan RSUD dr. Moewardi. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya cabang baru ini lebih memudahkan masyarakat khususnya untuk para pasien untuk bertransaksi,” jelasnya.
dr. Zulfachmi juga ikut mengapresiasi upaya yang dilakukan Bank Jateng untuk mendekatkan layanan pada nasabah. Hal ini memperkuat kolaborasi yang telah dijalin sejak lama.
“Kami mengucapkan terimakasih support dari pemkot. Hubungan kepercayaan Bank Jateng meningkatkan status dari Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu. Ke depan kita akan berkolaborasi dan dirasakan manfaat yang dirasakan RSUD dr. Moewardi,” tuturnya. (*)
| Laka Maut Truk vs Motor di Simpang Tugu Wisnu Solo, Polisi Dalami Rekaman CCTV dan Klarifikasi Sopir |
|
|---|
| Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, Kuasa Hukum Penggugat : Ini Bukan Kekalahan! |
|
|---|
| Cegah Kekerasan Seksual di Kampus Solo Merajalela, SPEK-HAM Desak Isu Ini Masuk Kurikulum Kampus! |
|
|---|
| Alasan Penggugat Ijazah Jokowi Ajukan Banding, Tak Sepakat CLS Dikaitkan dengan UU Lingkungan Hidup |
|
|---|
| Selama Januari-Maret 2026 Ada 405 Kasus TBC di Solo, Minum Obat Teratur Jadi Faktor Utama Kesembuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bank-jateng-naikkan-status.jpg)