Kenaikan Harga BBM

Petugas Jalur Pertalite Lebih Sibuk di SPBU Solo Usai Harga Pertamax Naik

Perbedaan terlihat dari antrean pertamax dan pertalite di Solo. Sisi Pertamax lebih sepi.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
LEBIH SEPI. Perbedaan antrean jalur pembelian BBM jenis Pertamax dan Pertalite di salah satu SPBU di Kota Solo usai harga Pertamax naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter, Rabu (10/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hari pertama kenaikan harga Pertamax di Solo diwarnai perbedaan antrean mencolok di SPBU
  • Sementara itu, antrean Pertamax relatif sepi. Untuk sepeda motor hanya sekitar tiga hingga lima kendaraan, sedangkan roda empat sekitar dua hingga tiga kendaraan.
  • Sejumlah pengguna Pertamax mengaku terkejut dengan kenaikan harga dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter dan masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.

Laporan Wartawan TribunSolo.com , Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada perbedaan mencolok di salah satu SPBU di Kota Solo bertepatan dengan momen hari pertama harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax naik pada Rabu (10/6/2026).

Dari pantauan TribunSolo.com di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, bertepatan dengan waktu pulang kerja, terlihat antrean panjang di beberapa jalur pengisian bahan bakar.

Khususnya, antrean mengular terjadi di jalur pengisian BBM jenis Pertalite untuk sepeda motor.

Terpantau antrean tersebut bahkan mencapai belasan motor.

Meski demikian, antrean tidak sampai ke badan jalan karena lokasi SPBU yang terbilang cukup luas.

Antrean juga terjadi di jalur pengisian Pertalite untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Namun, antrean tersebut masih terbilang normal.

Perbedaan mencolok terlihat pada antrean Pertamax, baik untuk sepeda motor maupun mobil. Untuk jalur sepeda motor, antrean Pertamax terbilang tidak banyak.

Dari pantauan di lokasi, antrean Pertamax bagi pengguna sepeda motor hanya sekitar tiga hingga lima kendaraan.

Sedangkan di jalur Pertamax untuk kendaraan roda empat atau lebih, hanya terdapat dua hingga tiga kendaraan yang mengantre.

MENGULAR. Antrean di jalur Pertalite mengular di salah satu SPBU kota Solo di momen harga BBM Pertamax naik, Rabu (10/6/2026). Warga berharap pemerintah segera mengintervensi agar harga turun.
MENGULAR. Antrean di jalur Pertalite mengular di salah satu SPBU kota Solo di momen harga BBM Pertamax naik, Rabu (10/6/2026). Warga berharap pemerintah segera mengintervensi agar harga turun. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Terkejut Harga Bensin Naik

Diberitakan sebelumnya, pengguna BBM jenis Pertamax di Solo mengaku cukup terkejut dengan kenaikan harga bensin tersebut.

Salah satunya Dimas Harjo (42), warga Pasarkliwon, Kota Solo, yang mengaku terkejut dengan perubahan harga BBM Pertamax, yang pada hari sebelumnya masih dibelinya seharga Rp12.300 per liter.

“Cukup kaget soalnya kemarin saya ngisi masih harga segitu, terus hari ini ternyata sudah naik hampir Rp4 ribu per liter,” ungkap Dimas.

Baca juga: Ajak Masyarakat Klaten Sering Makan Ikan, Bupati Hamenang: Boleh Mancing-Jaring Ikan,Jangan Disetrum

Ia menyebut bahwa sejak awal menggunakan sepeda motor jenis trail, dirinya selalu menggunakan BBM Pertamax. Dimas meyakini penggunaan BBM tersebut juga sebagai upaya merawat kendaraannya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved