Pemprov Jateng

Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Blora Tuntas 2026!

Ruas Randublatung-Cepu merupakan salah satu jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

Tayang:
TribunSolo.com/Dok. Pemprov Jateng
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau ruas Singget-Djoplang-Cepu, Selasa, 9 Juni 2026. 

Salah satu warga Desa Jetis, Gunawan Dwi Hananto berharap, kondisi jalan yang lebih baik dapat mempercepat pergerakan ekonomi warga.

"Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Blora yang sudah bersinergi, sehingga jalan ini segera diperbaiki,” ujar pria yang akrab dipanggil Hans tersebut. 

Senada, Greg, warga Kecamatan Jati, mengaku bersyukur perbaikan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya direalisasikan.

"Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan benar-benar diperhatikan mengingat tingginya volume kendaraan berat.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, mengatakan kerusakan jalan selama ini kerap menyebabkan kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

Baca juga: Pemprov Dukung Penuh Forum Santri Anak Jateng dalam Upaya Pencegahan Kekerasan di Pesantren

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan perbaikan jalan di ruas jalan Randublatung-Cepu harus selesai dikerjakan tahun ini. Ia menekankan agar jalan harus segera mulus tanpa lubang. 

Ahmad Luthfi meminta pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Menurutnya, perbaikan ruas Cepu-Randublatung menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. 

Bagi Ahmad Luthfi, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi prioritas. Ia bahkan mengambil langkah cepat.

Tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru dibahas pada September mendatang, Pemprov Jawa Tengah merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar guna memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Kebijakan itu diambil menyusul turunnya tingkat kemantapan jalan provinsi akibat musim hujan berkepanjangan yang berlangsung hingga awal tahun ini.

(*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved