DPRD Sukoharjo

Tower di Desa Siwal Diduga Tak Miliki Penangkal Petir, Warga Mengadu ke DPRD Sukoharjo

Dalam hearing itu, seorang warga membeberkan kronologi kejadian yang dialaminya pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 03.15 WIB. 

Tayang:
TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukoharjo menggelar hearing untuk mendengarkan keluhan warga di ruang rapat DPRD Sukoharjo, Jumat (22/5/2026). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukoharjo menggelar hearing untuk mendengarkan keluhan warga di ruang rapat DPRD Sukoharjo, Jumat (22/5/2026).

Hearing tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi III DPRD Sukoharjo, Jaka Wuryanta, dan dihadiri sejumlah warga yang mengadukan persoalan tower telekomunikasi di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Salah satu warga, Ade, mengeluhkan keberadaan tower yang diduga tidak memiliki sistem penangkal petir sehingga membahayakan warga sekitar.

Dalam hearing itu, Ade membeberkan kronologi kejadian yang dialaminya pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 03.15 WIB. 

Saat itu wilayah Desa Siwal diguyur hujan deras disertai aktivitas petir yang cukup besar.

Menurutnya, sebuah sambaran petir besar mengenai tower tersebut. 

Baca juga: Kawasan Bebas Rokok Dinilai Efektif, DPRD Sukoharjo Siap Dukung Penguatan

Namun, sistem penangkal petir di tower diduga tidak berfungsi sehingga sambaran petir justru mengarah ke permukiman warga di sekitar tower.

“Waktu itu petir besar menyambar tower, tetapi penangkal petirnya tidak berfungsi dan petir langsung mengarah ke daerah sekitar tower tersebut hingga mengenai rumah saya,” ujar Ade saat hearing, Jumat (22/5/2026).

Akibat kejadian itu, sejumlah peralatan elektronik di rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

Ade menyebut televisi, komputer, perangkat WiFi, sistem CCTV, hingga beberapa set top box miliknya rusak akibat sambaran petir tersebut.

“Alat-alat elektronik seperti TV, alat komputer, WiFi, sistem CCTV dan beberapa set top box rusak semua,” katanya.

Tak hanya kerugian materiil, Ade mengaku keluarganya kini diliputi rasa takut setiap kali hujan deras disertai petir terjadi di sekitar rumah mereka.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat keluarganya merasa tidak aman berada di sekitar rumah.

“Setelah penangkal petir di tower tersebut tidak berfungsi kami selalu ketakutan saat hujan disertai petir muncul,” ungkapnya.

Sumber: Tabloid Rumah
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved