Info Sukoharjo
DPRD Sukoharjo Dukung Sekolah Rakyat, Dinilai Memperluas Kesempatan Pendidikan Bagi Warga
Sekolah rakyat menjadi pelengkap untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Rifatun Nadhiroh
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, menilai program Sekolah Rakyat yang saat ini masih dalam tahap pembangunan gedung merupakan langkah positif dari pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Menurutnya, program yang digagas Presiden Republik Indonesia tersebut menjadi bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses pendidikan.
“Sekolah rakyat di Sukoharjo itu program dari bapak Presiden, pemerintah pusat, itu juga sangat bagus,” ujar Nurjayanto, Kamis (28/5/2026).
Ia mengatakan, pendidikan merupakan hak seluruh rakyat Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Karena itu, pemerintah pusat maupun daerah memiliki kewajiban untuk menghadirkan program pendidikan yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca juga: Ketua DPRD Sukoharjo Dukung SD Unggulan, Dinilai Bisa Tingkatkan Mutu Sekolah Negeri
“Pada prinsipnya memang hak untuk memandaikan, membuat cerdas bangsa ialah hak rakyat yang berkewajiban diberikan oleh negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya.
Nurjayanto menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan nilai lebih dalam dunia pendidikan, terutama bagi masyarakat yang selama ini masih mengalami kekurangan baik dari sisi fasilitas maupun kualitas pembelajaran.
“Maka sudah selayaknya baik pemerintah pusat maupun daerah harus memberikan nilai lebih di dalam program pendidikan ini. Termasuk program sekolah rakyat dari pemerintah pusat ini adalah bentuk keprihatinan pusat kepada masyarakat,” lanjutnya.
Ia menilai masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih dalam bidang pendidikan, baik terkait sarana prasarana, fasilitas belajar, maupun kualitas program pembelajaran bagi anak didik.
“Bisa membantu terhadap masyarakat-masyarakat yang memang selama ini masih kurang dalam hal pendidikan. Baik fasilitas maupun dari program guru didik, anak didik yang selama ini masih terkesan kurang diperhatikan,” ungkapnya.
Nurjayanto berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sukoharjo.
Baca juga: Anggota DPRD Sukoharjo Fiqri Bagaskoro Ajak Masyarakat Rutin Gotong Royong Bersihkan Sungai Samin
Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut bukan untuk bersaing dengan sekolah yang sudah ada, melainkan menjadi pelengkap untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Mudah-mudahan sekolah rakyat ini bisa berkembang lebih baik. Tentu saja sekolah rakyat ini bentuknya bukan untuk bersaing dengan sekolah yang sudah ada, tetapi memberikan fasilitas terhadap masyarakat betul-betul terjamin,” pungkasnya.
(*)
| Daftar Pemenang Mas Mbak Duta Wisata Sukoharjo, Juara 1 Berasal dari Kecamatan Gatak dan Kartasura |
|
|---|
| Soal Pembatasan Gadget untuk Pelajar, Bupati Etik:Ada Jam-Jam Boleh Buka HP Agar Anak Tetap Berpikir |
|
|---|
| Kolaborasi Pemdes Triyagan Sukoharjo dan Seniman SESAJI, Bagi-bagi Sembako dan Cek Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Bupati Etik Dukung Pembatasan Gadget untuk Pelajar, Dorong Anak Kembali Gemar Membaca Buku |
|
|---|
| Bupati Etik Jelaskan Perbedaan SD Unggulan dan Sekolah Rakyat, Sama-sama Fokus Pemerataan Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Proyek-gedung-sekolah-rakyat-yang-saat-ini-sedang-di-bangun-di-Jombor.jpg)