Manajemen Persis Solo membuka peluang berdialog langsung dengan suporter usai tim dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Lirik lagu “Terang Dunia” sangat selaras dengan ajaran Matius 5:14–16, di mana Yesus berkata bahwa murid-Nya adalah “terang dunia”
Persis Solo tetap memiliki tekad kuat untuk kembali ke Liga 1 meski harus bermain di Liga 2 musim depan.
Ginda juga menyampaikan permohonan maaf karena tim belum bisa memenuhi ekspektasi suporter Persis Solo.
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memukul industri plastik di Kota Solo.
Aktivitas para pekerja di lokasi disebut berlangsung cukup panjang setiap harinya, mulai pagi hingga larut malam.
Pintu depan Persis Store disegel oleh para suporter. Para karyawan pun terpaksa melalui pintu belakang akibat penyegelan ini.
Warga baru mengetahui adanya dugaan aktivitas ilegal setelah aparat datang melakukan operasi.
Cuaca di Kabupaten Sukoharjo diprediksi bakal cerah, cerah berawan hingga hujan ringan pada Senin (25/5/2026)
Cuaca di Wonogiri pada Senin, 25 Mei 2026 ini diprediksi cerah, cerah berawan, berawan, hingga turun hujan ringan.
Di awal pekan ini, sebagian besar wilayah Kabupaten Boyolali diperkirakan turun hujan ringan.
Secara umum, cuaca di Kabupaten Karanganyar pada Senin, 25 Mei 2026 diprediksi cerah berawan hingga turun hujan ringan.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga pengemudi mobil berada dalam pengaruh minuman keras.
Suasana tegang tampak menyelimuti para suporter Persis Solo sejak pertandingan dimulai.
Usai menabrak dua pemotor, mobil tersebut justru kabur hingga akhirnya menghantam pohon dan tiang listrik di depan Pasar Depok saat dikejar warga.
Perjalanan ekstrem itu dijadwalkan dimulai pada 31 Mei 2026 bersama dua rekannya dari luar Klaten.
Persis Solo menurunkan susunan pemain yang hampir sama seperti saat mengalahkan Dewa United di laga pamungkas melawan Persita Tangerang.
Suporter Persis menegaskan hasil akhir kompetisi tidak akan mengubah loyalitas suporter terhadap klub kebanggaan Kota Solo tersebut.
Pihak penggugat menyinggung prosesi kirab jumenengan raja yang disebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
Kepala Satpol PP Kota Solo Didik Anggono mengatakan belum bisa mengambil tindakan selama aktivitas yang dilakukan masih dalam batas wajar