Kebakaran dua rumah di Sragen menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
SMP Islam Internasional Al Abidin Boyolali untuk mencetak generasi ungul, yang tidak hanya berprestasi secara akademik
Temuan jenazah perempuan di Sragen menggegerkan warga. Jenazah tersebut diperkirakan sudah 2 hari meninggal.
Kebakaran hebat melanda dua rumah di Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Selasa (25/11/2025) malam.
Dua rumah milik warga Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, ludes terbakar pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 22.32 WIB.
Sumeni merupakan pahlawan asal Sragen yang berperan sebagai seorang mata-mata pada masa Agresi Militer Belanda I tahun 1947-1950.
Bupati Sragen Sigit berharap kunjungan itu membuka peluang pemulangan artefak dan benda purbakala asal Sragen yang masih berada di Belanda.
Bupati Sragen Sigit mengungkap kedatangan Ratu Maxima untuk memantau jalannya program Reimagining Industries to Support Equality (RISE).
Dalam agenda tersebut, Ratu Maxima mendatangi salah satu pabrik tekstil di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.
Alesya ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Kebakaran di Sragen terjadi setelah pemilik selesai menggoreng tahu. Api diduga menyambar sekam lalu merembet.
Kebakaran melanda pabrik tahu milik warga Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Minggu (23/11/2025)
Polisi tengah menyelidiki kasus penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen
Seorang bayi laki-laki ditemukan di teras rumah warga Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Maryono tidak langsung memeriksa kondisi luar rumah saat mendengar ketukan.
Melihat ada bayi, Maryono memanggil petani yang sedang beraktivitas di sawah seberang rumah.
Berdasarkan video yang beredar, bayi laki-laki tersebut diletakkan pada lapak untuk menjual es di teras rumah milik Maryono.
Modus ini bekerja dengan mengelabui korban lewat percakapan dan sikap yang dibuat meyakinkan.
Siswa kelas 7C yang akrab disapa Raffaza ini berhasil meraih juara 1 kategori Kyorugi Cadet Putra.
Pelaku mengelabui korban dengan iming-iming hadiah perhiasan emas agar tidak menaruh curiga.