Pendaki Hilang di Mongkrang
Pendaki Bukit Mongkrang Karanganyar yang Hilang, Ternyata Eks Karyawan Sritex dan Terkena Layoff
Yazid Ahmad Firdaus (26) sempat bekerja di PT Sritex sebelum terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki Bukit Mongkrang yang hilang sejak Minggu malam, diketahui lulusan STT Tekstil Bandung dan sempat bekerja di Sritex sebelum terkena PHK.
- Orangtuanya menunggu di basecamp dan siap bergabung dengan relawan pencarian, sambil berharap cuaca mendukung.
- Yazid berangkat mendaki bersama tiga rekannya dan diketahui sudah beberapa kali naik Bukit Mongkrang sebelumnya.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki Bukit Mongkrang yang dilaporkan hilang sejak Minggu (20/1/2026) malam, diketahui sempat bekerja di PT Sritex sebelum terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Orangtua Yazid, Sapto Mulyadi (53) mengungkap anaknya yang merupakan lulusan STT Tekstil Bandung (kini bernama Politeknik STTT Bandung) itu kini masih dalam pencarian.
“Yazid sudah lulus dan sempat kerja di Sritex namun kena layoff, namun dia sempat melamar kerja di pabrik tekstil di Bandung dan menunggu panggilan interview,” kata Sapto kepada TribunSolo.com, Rabu (21/1/2026).
Dirinya bersama sang istri Rustiningsih (52), masih menunggu kabar di basecamp.
Bahkan memilih bermalam di basecamp Bukit Mongkrang sembari bersiap bergabung dengan relawan.
“Saya dan istrinya sudah di sini setelah mendapatkan kabar hilangnya anak saya, dan rencananya, saya mau naik dengan relawan untuk cari anak saya, tapi melihat situasi cuaca,” katanya.
Sapto menuturkan, Yazid dikenal sebagai pribadi yang baik dan sudah terbiasa melakukan aktivitas pendakian di Bukit Mongkrang.
Baca juga: Bukan Pemula, Pendaki Hilang di Karanganyar Ternyata Sudah Berulang Kali Naik Bukit Mongkrang
Karena itu, ia tak ragu memberi izin saat sang anak berpamitan.
“Anak saya sudah pamit, dan saya ijinkan karena anak saya sudah beberapa kali naik di Bukit Mongkrang,” ujarnya.
Menurut Sapto, Yazid berangkat mendaki bersama Salman, Sukma, dan satu rekan lainnya pada Sabtu (17/1/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.
Rombongan tiba di Basecamp Mongkrang pada Minggu (18/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
“Anak saya minta izin ke saya dengan tujuan untuk olahraga, kemudian, pukul 15.30 WIB, Salman menghubungi salah saty anak saya untuk memastikan pulang apa belum, setelah itu pukul 18.00 WIB saya dapat kabar anak saya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian,” jelas Sapto.
Sapto menambahkan, pendakian tersebut juga berkaitan dengan persiapan Yazid mengikuti sebuah kegiatan.
“Ya, dia ke atas untuk persiapan ikuti even itu tapi tidak tahu even apa,” pungkasnya.
(*)
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Pengelola Lakukan Pembenahan Jalur |
|
|---|
| Imbas Penutupan Bukit Mongkrang Karanganyar, Pedagang Jalur Pendakian Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Kemungkinan hingga Akhir Ramadhan |
|
|---|
| Cerita Relawan, Rela Bermalam di Tengah Hutan Demi Temukan Keberadaan Yazid |
|
|---|
| Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan, Terselip Doa Sang Ibunda dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sapto-Mulyadi-53-ayah-Yazid-Ahmad-Firdaus-26-survivor-pendaki-bukit-mongkrang.jpg)