Ramadhan 2026
Long Bumbung, Tradisi Unik Sambut Ramadan dan Lebaran yang Kini Mulai Langka di Solo Raya
Dulu dentuman long bumbung atau meriam bambu tradisional menggema menjelang berbuka hingga malam takbiran.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Bahkan di beberapa daerah seperti Klaten, permainan ini dilakukan berkelompok layaknya “perang meriam”, menambah keseruan suasana.
Kreativitas, Keberanian, dan Kebersamaan
Pembuatan long bumbung bukan perkara instan. Anak-anak harus mencari bambu tua, memotong sepanjang 1,5–2 meter, melubangi ruasnya, lalu mengikatnya dengan karet ban agar tak mudah pecah.
Proses ini mengajarkan:
- Kreativitas, karena harus membuat sendiri dari bahan alam.
- Kerja sama, sebab biasanya dikerjakan berkelompok.
- Keberanian dan kehati-hatian, mengingat risiko percikan api dan tekanan ledakan.
Meski terdengar sederhana, permainan ini menyimpan nilai budaya: wujud syukur, kegembiraan menyambut hari besar, dan pelestarian tradisi turun-temurun.
Kini Tinggal Kenangan
Seiring perkembangan zaman, long bumbung semakin jarang terdengar di Solo Raya.
Minimnya lahan terbuka, kekhawatiran soal keselamatan, serta tergeser permainan modern membuat tradisi ini kian redup.
Kini, long bumbung masih bisa ditemui di beberapa wilayah seperti lereng Gunung Merbabu dan Merapi atau Desa Gabus, Sragen
Namun di kota, dentumannya nyaris tak terdengar lagi.
(*)
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Wonogiri Jumat 20 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Solo Jumat 20 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Wonogiri Kamis 19 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Solo Kamis 19 Maret 2026, Cek Waktu Berbuka |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Sukoharjo, Kamis 19 Maret 2026 : Cek Jam Adzan Maghrib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/anak2-main-long-bumbung-atau-meriam-bambu.jpg)