Ramadhan 2026

Hukum Ngabuburit Menjelang Buka Puasa Ramadhan, Hati-hati Bisa Sebabkan Dosa

Berikut hukum ngabuburit menjelang buka puasa Ramadhan, beserta tips ngabuburit yang berfaedah bagi Umat Islam.

TribunSolo.com/Andreas Chris
NGABUBURIT DI ALKID - Suasana Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo usai dibuka akhir pekan lalu, Minggu (16/3/2025). Lokasi yang kini lebih tertata rapi seperti penataan kios UMKM di sisi Barat maupun tenda-tenda penjaja jajanan di sisi Timur menambah daya tarik Alun-alun Kidul di mata masyarakat dan menjadi spot favorit warga untuk Ngabuburit. 

Hal ini sudah biasa dilakukan oleh Rasulullah saw.  Dalam satu hadits disebutkan,   

كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ   

Artinya, "Rasulullah saw melaksanakan i’tikaf pada sepuluh (malam) terakhir dari bulan Ramadhan sampai beliau wafat, lalu (dilanjutkan) istri-istrinya yang i’tikaf sepeninggalnya." (HR Al-Bukhari).   

Hadits di atas menjelaskan bahwa Rasulullah saw menjadikan sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan untuk banyak beri’tikaf di masjid.

Sebab, waktu-waktu tersebut merupakan momen potensial terjadinya Lailatul Qadar.

Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita beri’tikaf selama satu bulan penuh, sebab waktu terjadinya Lailatul Qadar juga berpotensi di selain sepuluh hari terakhir.   

3. Tadarus Al-Quran   

Bulan Ramadhan dikenal dengan syahrul quran (bulan Al-Quran).

Rasulullah SAW menjadikan momen Ramadhan untuk memberikan perhatian lebih kepada Al-Quran.

Ibnu Rajab Al-Hambali dalam Bughyatul Insān fī Wadzā’ifi Ramadhān saat menjelaskan anjuran perbanyak tadarus Al-Quran di bulan puasa mengutip hadits berikut,   

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ   

Artinya, “Dari Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril as menemuinya, dan adalah Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadhan, dimana Jibril mengajarkannya Al-Quran. Sungguh Rasulullah saw orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus.” (HR Al-Bukhari). 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved