Ramadhan 2026

Hukum Ngabuburit Menjelang Buka Puasa Ramadhan, Hati-hati Bisa Sebabkan Dosa

Berikut hukum ngabuburit menjelang buka puasa Ramadhan, beserta tips ngabuburit yang berfaedah bagi Umat Islam.

TribunSolo.com/Andreas Chris
NGABUBURIT DI ALKID - Suasana Alun-alun Selatan Keraton Kasunanan Solo usai dibuka akhir pekan lalu, Minggu (16/3/2025). Lokasi yang kini lebih tertata rapi seperti penataan kios UMKM di sisi Barat maupun tenda-tenda penjaja jajanan di sisi Timur menambah daya tarik Alun-alun Kidul di mata masyarakat dan menjadi spot favorit warga untuk Ngabuburit. 

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW :

الصَّوْمُ جُنَّةٌ مَا لَمْ يَخْرِقْهَا. بِمَ يُخْرِقُهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكَذْبٍ أَوْ بِسَبَّابٍ أَوْ بِغِيْبَةٍ أَوْ نَمِيْمَةٍ  

Artinya, “Puasa adalah benteng, selama engkau tidak membakarnya. Para sahabat bertanya: “Dengan apa bisa membakarnya, wahai Rasulullah?” Nabi saw menjawab: “Dengan berbohong, berkata kotor, membicarakan keburukan orang lain, dan adu domba”.” (HR An-Nasa’i).

Dengan demikian, sebaiknya mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan hal-hal yang bermanfaat.

Baca juga: Bolehkah Langsung Minum Es saat Berbuka Puasa? Awas Gangguan Pencernaan hingga Menurunkan Imunitas

Tips ngabuburit bermanfaat dan menghasilkan pahala melimpah

1. Menuntut Ilmu   

Mendengarkan kajian Ramadhan juga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu ngabuburit.

Terlebih di era digital, kita bisa mengakses banyak kajian keislaman di media sosial. Banyak para pendakwah milenial membuat konten islami.

Selain itu, tidak sedikit pula kiai-kiai pesantren yang melakukan live streaming pengajian dari pesantren masing-masing.

Ada banyak ayat Al-Qur’an dan hadits yang menyinggung soal keutamaan dan pahala menuntut ilmu.

Salah satunya sabda Rasulullah saw, 

 وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ على الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ 

Artinya, “Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibanding ahli ibadah seperti keutamaan bulan di malam purnama dibanding seluruh bintang- bintang.” (HR Abu Dawud).   

2. I’tikaf di Masjid   

Menghabiskan waktu ngabuburit dengan beri’tikaf di masjid juga memiliki nilai pahala yang cukup tinggi.

I’tikaf dilakukan dengan berdiam diri di dalam masjid sambil memperbanyak ibadah seperti shalat sunah, dzikir, dan membaca Al-Qur’an.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved