Volume Sampah Sukoharjo Capai 250 Ton Per Hari, Sebagian Dikirim ke PLTSa Putri Cempo Solo
Sukoharjo menghasilkan sampah 250 ton dalam sehari. Sebagian sampah ini dikirim ke PLTSa di Solo.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - DLH Sukoharjo mencatat, volume sampah Sukoharjo yang masuk ke TPA Mojorejo setiap hari mencapai 250 ton.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 170 ton dialihkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Kota Solo, sementara sisanya akan tetap diolah di Mojorejo.
Pengiriman di PLTSa ini untuk membantu suplai bahan baku.
Sampah yang dikirim ini bervariasi, seperti sampah plastik, dan lain sebagainya.
Pengiriman 170 ton ini dilakukan dari lima kecamatan yakni Kartasura, Gatak, Baki, Grogol, dan Mojolaban.
Posisi lima kecamatan tersebut dekat dengan Solo, rerata membutuhkan jarak tempuh antara 30 hingga 45 menit.
Namun, bila kondisi jalan macet, kemungkinan lebih dari waktu tersebut.
Sumbangan sampah ke PLTSa Putri Cempo ini dilakukan setiap hari.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat yang meminta daerah di wilayah Solo Raya ikut membantu suplai bahan baku PLTSa Putri Cempo.
Pasalnya, kebutuhan sampah untuk bahan baku PLTSa mencapai 1.000 ton per hari, jumlah yang dinilai terlalu besar jika hanya dipenuhi oleh Kota Solo.
Kepala DLH Sukoharjo, Agus Suprapto, menjelaskan, Sukoharjo telah siap berkontribusi dengan mengirimkan sampah harian dari lima kecamatan.
“Sesuai kebijakan pemerintah pusat memenuhi kebutuhan bahan baku 1.000 ton per hari di PLTSa Kota Solo, maka Pemkab Sukoharjo siap membantu dengan mengirimkan 170 ton sampah setiap hari,” ujar Agus, Kamis (28/8/2025).
Agus mengatakan, suplai sampah untuk PLTSa akan diambil dari Kecamatan Kartasura, Gatak, Baki, Grogol, dan Mojolaban.
Angka buangan dari lima kecamatan tersebut tercatat cukup tinggi, dan selama ini sampah biasanya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojorejo, Bendosari.
| Kondisi Bayi Dibuang dalam Tas di Nguter Sukoharjo : Diperkirakan Berumur Satu Pekan, Kurang Gizi |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kabupaten Sukoharjo Selasa 21 April 2026 : Hujan Ringan 12 Kecamatan |
|
|---|
| Ramai Penolakan Warga, Pemilik Warung Non-Halal Sukoharjo : Saya Juga Punya Hak Buka Usaha |
|
|---|
| Jaga Akuntabilitas, Pemkab Sukoharjo Musnahkan 25 Arsip Kepegawaian BPBD Sukoharjo Sesuai Prosedur |
|
|---|
| Kronologi Terungkapnya Bayi Perempuan Dibuang di Nguter Sukoharjo, Berawal dari Suara Tangisan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sampah-klaten-organik.jpg)