Viral Uang Palsu di Senting Boyolali

Viral Uang Palsu Beredar di Senting Boyolali, Pelaku Disebut Sasar Toko

Beredar postingan tentang peredaran uang palsu di Boyolali. Disebut para pelaku menyasar toko-toko untuk membelanjakan uang itu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ryantono PS
ILUSTRASI UANG. Pecahan uang Rp50 ribu yang diambil di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (16/2/2024). Di Boyolali ada postingan viral soal edaran uang palsu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah postingan tentang uang palsu (upal) viral di Boyolali pada Jumat (5/9/2025). 

Informasi ini diunggah akun bernama Risdhayanti di grup facebook Wong Sambi Boyolali

Kecamatan Sambi, Boyolali diketahui berjarak 21,6 km dari Solo.

Dalam unggahannya, Risdhayanti membagikan pengalamannya menerima uang palsu.

Risdhayanti mengungkapkan dirinya mendapat uang palsu sekitar pukul 10.00 WIB. 

Uang tersebut diterima saat bertransaksi di tokonya.

"Tadi sekitar jam 10an aku dapet uang palsu karena nggak teliti. Orangnya naik motor, kalau nggak Nmax atau PCX, masih muda," tulis Risdhayanti dalam unggahannya.

Baca juga: Modus Sindikat Uang Palsu yang Diedarkan di Boyolali, Pecahan Rp 100 Ribu Dijual Rp 30 Ribu

Ia menambahkan, pelaku masih membawa banyak uang pecahan Rp100 ribu dan setelah dari Senting, mereka diketahui melaju ke arah timur.

Dalam foto yang diunggah, tampak selembar uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu, dengan warna yang terlihat pudar.

Risdhayanti pun mengingatkan masyarakat, terutama yang memiliki toko atau usaha, agar berhati-hati memeriksa uang saat menerima pembayaran.

"Waspada yang punya toko-toko. Mohon berhati-hati nggih," tulisnya.

Menariknya, dari kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah warganet juga mengaku mengalami hal serupa. 

Ada yang menyebutkan bahwa peredaran uang palsu bukan hanya terjadi di Senting, tetapi juga di wilayah Banyudono.

Sementara itu, Kapolsek Sambi AKP Maryanto mengatakan akan melakukan penyelidikan atas peredaran upal tersebut.

Pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah kepolisian.

"Kami akan melakukan baik penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved