Viral Penganiayaan Pemain Ketipung

Bawa Bendera One Piece, Abah Lala Ikut Aksi Damai Seniman di Klaten: Tuntut Kasus Diusut Tuntas

Abah Lala mengikuti aksi damai di Klaten. Aksi ini digelar di Alun-alun Kabupaten Klaten.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
SOLIDARITAS. Abah Lala saat ikut aksi seniman di Alun-alun Kabupaten Klaten, Rabu (1/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seniman asal Boyolali, Abah Lala ikuti aksi damai di Klaten, Rabu (1/10/2025). 

Aksi ini digelar di Alun-alun Kabupaten Klaten yang berjarak 46,3 km dari Kota Solo.

Dalam kesempatan itu, Abah Lala meminta pihak berwenang agar mengusut tuntas kejadian pengeroyokan yang menimpa pemain ketipung Ryan Kirun. 

"Saya mewakili teman-teman yang ada di Boyolali khususnya, memberikan support dan dukungan kepada musisi seniman yang ada di Klaten. Biar ke depannya itu yang namanya musisi atau mungkin seniman itu lebih ono (ada) harga diri," ujarnya. 

"Dan mendesak kepada penegak hukum untuk lebih menegaskan, bahwasanya pelaku kekerasan dalam dunia seni itu harus diadili seadil-adilnya. Biar memberikan kenyamanan besok-besoknya kepada para pelaku seni," imbuhnya. 

Tepati Waktu dan Perizinan 

Abah Lala juga mengingatkan, terkait waktu pertunjukan dan perizinan harus ditepati. 

"Kita harus menghormati dari pihak jajaran keamanan. Kalaupun diberikan izin sampai jam 11.00, kita jam 11.00 harus sudah selesai. Kalaupun izinnya sampai dengan jam 12.00, kita jam 12.00 juga harus selesai," ucapnya. 

"Tidak ada yang namanya over atau mungkin penambahan, karena semuanya itu sudah dipikirkan dari segi resiko dan keamanannya," tegasnya. 

Abah Lala tiba dengan membawa bendera One Piece dan memakai ikat kepala bertuliskan 'bolone kuri'. 

Selain dari Boyolali, terdapat pula seniman asal Wonogiri juga datang untuk menyatakan dukungan solidaritas. 

"Datang ke sini sebagai untuk bersolidaritas dan berpartisipasi, mendukung teman kita yang kena kemarin kena aksi pemukulan hakim sendiri," ujar perwakilan asal Lambang Arvianto dari Paguyuban Pekerja Seni Wonogiri. 

Aksi ini, diikuti setidaknya 500 seniman dan seniwati. Hal ini dilakukan imbas aksi pengeroyokan pemain ketipung Ryan Kirun pada beberapa waktu yang lalu. 

Tiga Tersangka

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved