Kasus Investasi Koperasi BLN

Rumah Bos BLN yang Digeruduk Nasabah di Mojosongo Boyolali Ternyata Sudah 2 Tahun Dihuni Anaknya

Sudah dua tahun terakhir rumah mewah di Perumahan Graha Sejahtera, Mojosongo, Boyolali itu dihuni anak dari bos Koperasi BLN.

Tayang:
TribunSolo.com/Tri Widodo
DIGERUDUK - Rumah mewah anak dari Bos BLN Nicholas Nyoto Prasetyo di Perumahan Graha Sejahtera, RT 006 RW 004, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/10/2025). Rumah itu digeruduk puluhan nasabah BLN dari berbagai daerah pada Rabu (1/10/2025). Mereka berupaya menuntut pengembalian dana yang telah mereka setorkan, namun tidak ada penghuni di rumah tersebut. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sudah dua tahun terakhir rumah mewah di Perumahan Graha Sejahtera, Mojosongo, Boyolali itu dihuni anak dari bos Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN), Nicholas Nyoto Prasetyo.

Namun kini kediaman tersebut mendadak jadi sorotan setelah digeruduk puluhan nasabah yang merasa dirugikan oleh dugaan investasi bodong koperasi itu.

Mia, pemilik warung tepat di depan rumah, bercerita bahwa keluarga anak Nicholas menempati rumah tersebut bersama istri dan anaknya.

"Ya sebelum didatangi orang kemarin (digeruduk nasabah BLN) tiba-tiba jadi sepi. Ya (biasanya) ditempati. Bersama istri dan anaknya," ujar Mia kepada TribunSolo, Kamis (2/10/2025).

DIGERUDUK MASSA - Rumah mewah diduga milik anak dari bos Bahana Lintas Nusantara (BLN) Nicholas Nyoto Prasetyo di Perumahan Graha Sejahtera, RT 006 RW 004, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/10/2025). Rumah itu digeruduk puluhan nasabah BLN dari berbagai daerah pada Rabu (1/10/2025). Mereka berupaya menuntut pengembalian dana yang telah mereka setorkan, namun tidak ada penghuni di rumah tersebut.
DIGERUDUK MASSA - Rumah mewah diduga milik anak dari bos Bahana Lintas Nusantara (BLN) Nicholas Nyoto Prasetyo di Perumahan Graha Sejahtera, RT 006 RW 004, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/10/2025). Rumah itu digeruduk puluhan nasabah BLN dari berbagai daerah pada Rabu (1/10/2025). Mereka berupaya menuntut pengembalian dana yang telah mereka setorkan, namun tidak ada penghuni di rumah tersebut. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Sehari-hari, Mia jarang melihat langsung sosok anak Nicholas.

Aktivitas yang paling sering ia amati hanyalah mobil yang keluar-masuk.

“Kalau karyawan sering. Di rumah itu ada satu pembantu, dan satu lagi yang ngasuh anaknya,” lanjutnya.

Sementara keberadaan Nicholas sendiri, kata Mia, hanya terlihat beberapa kali saja.

Baca juga: Kesaksian Warga Mojosongo Boyolali soal Rumah Anak Bos BLN, Mendadak Sepi saat Akan Digeruduk 

“Pernah liat, beliau duduk di teras. Kan pintu gerbangnya pas dibuka, kelihatan dari sini,” kenangnya.

Kini, setelah kasus dugaan penipuan berkedok investasi mencuat, rumah mewah itu mendadak sepi.

Tak lagi tampak aktivitas sejak sehari sebelum massa nasabah mendatangi lokasi. Sosok Nicholas pun kini terus diburu nasabah yang sudah melaporkannya ke pihak berwajib.

Seperti diketahui, kasus dugaan penipuan berkedok investasi oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Solo Raya terus bergulir.

Baca juga: Laporan Korban Dugaan Penipuan BLN Terus Bertambah, Melebar dari Boyolali hingga Jawa Tengah

Puluhan korban dari berbagai daerah di Solo Raya mulai melapor ke pihak kepolisian dengan total kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Awal kasus mencuat pada pertengahan Mei 2025 ketika sejumlah warga dari Boyolali dan Solo, melaporkan telah menjadi korban penipuan investasi oleh koperasi tersebut.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved