Wedangan Slank Karanganyar

Wedangan Slank Karanganyar, Warung HIK Hidden Gem dengan Konsep Rumah Dipenuhi Tanaman Rambat

Sang pemilik Wedangan Slank Karanganyar, Mulyatno (42), mengaku tak sengaja membuat warungnya itu dipenuhi dengan akar pohon

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM/Anggoro Sani
WEDANGAN DI KARANGANYAR - Wedangan Slank Karanganyar, di Dusun Padangan, Kelurahan Jungke, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Kamis (16/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ada wedangan dengan tampilan unik di Dusun Padangan, Kelurahan Jungke, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Warungnya tidak seperti wedangan pada umumnya.

Pengunjung yang datang akan disambut dengan akar pohon yang rimbun menutupi warung.

Namanya 'Wedangan Slank Karanganyar'.

Sang pemilik Wedangan Slank Karanganyar, Mulyatno (42), mengaku tak sengaja membuat warungnya itu dipenuhi dengan akar pohon yang rimbun.

Baca juga: Sejarah Angkringan atau Wedangan, Bukan dari Solo dan Jogja, Pencetusnya Justru Orang Klaten

"Awalnya ini tak sengaja, saya suka dengan tanaman dan menjadi ciri khas kami, hingga konsep ini kami gunakan sampai sekarang," kata Mulyatno, Kamis (16/10/2025).

Mulyatno mengatakan wedangan miliknya itu didirikan oleh sang Ayah pada tahun 1957.

Ia menjelaskan pada tahun 2008, usaha wedangan Slank itu kemudian diwariskan ke dirinya.

"Usaha ini sudah ada sejak 1957 oleh orang tua saya, saya hanya meneruskan, hingga saat ini," kata dia.

Wedangan Slank menyediakan aneka makanan dan minuman khas HIK.

Harga menu makanan dan minuman di sini bervariasi, mulai harga gorengan Rp 500 saja.

"Gorengan mulai Rp 500 per biji, harga minuman teh hangat dan es teh mulaoRp 2 ribu," kata dia.

Baca juga: Jadi Wisata Favorit Para Bule, Padepokan Museum Keris Brojobuwono Karanganyar Kerap Dikunjungi Turis

 (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved